Palestina Demo Tolak Kedatangan Wapres AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seperti diwartakan Arab News, penolakan kedatangan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Mike Pence ke Palestina berkaitan dengan keputusan sepihak AS yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Paman Sam juga berniat memindahkan kedutaan besar miliknya ke kota tersebut. YERUSALEM, Ahmed Mustofa. Partai pendukung Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Fattah mengajak warga Palestina turun ke jalan menolak kedatangan Mike Pence. Pendamping Presiden Donald Trump itu dijadwalkan bertemu Abbas pada pekan depan. Kebijakan yang dilakukan AS itu tak pelak mendapatkan kecaman dari berbagai belahan dunia. Hal itu juga menyebabkan bentrokan antara warga Palestina dengan militer Israel. Mereka menolak keputusan Trump terkait status Yerusalem yang melanggar hukum internasional. Ajakan protes itu dilakukan bersamaan dengan pemakaman empat warga Palestina yang tewas dalam bentrokan dengan militer Israel selama demonstrasi di Tepi Barat dan di Jalur Gaza. Fattah mengajak masyarakat melakukan aksi massa (20/12) nanti di dekat kawasan kota tua dan Yerusalem. Dalam upacara pemakaman yang dilakukan di desa Beit Ula itu, para pengiring jenazah menyanyikan lagu anti-Trump. Sementara pelayat lainnya menggunakan topeng sambil menembaki udara. Sementara, otoritas Mesir membuka sementara blokade yang dilakukan di Jalur Gaza dan mempersilakan bantuan kemanusiaan untuk masuk ke kawasan tersebut. Namun, akses dibatasi secara satu arah dan hanya bantuan kemanusiaan saja yang diperbolehkan melintas. Mesir memberikan izin lintas kepada warga yang membutuhkan perawatan medis dan tidak tersedia di Gaza. Akses juga diberikan terhadap siswa yang terdaftar di universitas Mesir dan warga Gaza dengan pekerjaan di luar negeri. "Rencananya pemerintah Mesir akan terus membuka akses perbatasan itu selama empat hari kedepan," kata Kementerian Dalam Negeri yang dikelola Hamas. Sebelumnya, pemerintah Mesir sempat membuka akses perbatasan dengan Gaza selama tiga hari pada bulan lalu. Itu dilakukan setelah kesepakatan rekonsiliasi antara Hamas dan Fattah beberapa waktu lalu. Sementara berdasarkan catatan Kementerian Dalam Negeri yang dikelola Hamas, secara keseluruhan, tahun ini otoritas Mesir hanya membuka perbatasan selama 14 hari. Sebanyak 20 ribu warga Gaza telah mengajukan permohonan untuk memasuki Mesir. Sedangkan sekitar 200 orang telah melewati perbatasan pada Sabtu (16/12) pagi waktu setempat dimana 10 di antaranya adalah tenaga medis. 04
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…