Siapa Bilang Sarapan dan Makan Malam Bikin Gemuk?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Siapa bilang sarapan dan makan malam bisa membuat Kamu gemuk? Nyatanya, makan tiga kali sehari justru menyehatkan. Asal, makanan yang dikonsumsi juga sehat. Salah besar jika Kamu tidak sarapan karena takut berat badan naik. Sebab, sarapan justru membuat berat badan Kamu bisa lebih dikontrol. Orang yang suka sarapan justru cenderung memiliki berat badan lebih terkontrol jika dibandingkan mereka yang tidak suka makan di pagi hari. Kenapa bisa begitu? Menurut satu teori, sarapan yang sehat dapat mengurangi rasa lapar sepanjang hari dan membantu kita memilih menu makanan lain yang sehat juga. Sebab, kalau tidak sarapan, kita pasti akan kelaparan. Hasilnya, kita jadi makan lebih banyak saat makan makan siang dan makan-makan lainnya. Tidak hanya mampu mengendalikan berat badan, sarapan yang sehat memberikan kita energi untuk beraktivitas sepanjang hari. Sarapan juga mampu meningkatkan konsentrasi dan kinerja kita, menjaga daya tahan tubuh, dan bahkan menurunkan kadar kolesterol. Yang perlu juga dicatat, sarapannya jangan asal ditelan. Menurut sebagian besar penelitian, sarapan sehat yang mengandung protein dan/atau biji-bijian utuh berkontribusi terhadap penurunan berat badan. Bukan sarapan dengan menu yang sarat akan lemak dan kalori. Dengan menu sarapan kaya protein dan serat, kita akan merasa kenyang lebih lama dan nafsu makan bisa terkendali sepanjang hari. Jangan lupakan pula menyertakan buah-buahan dan sayuran yang kaya akan vitamin dan mineral. Makan malam Lalu bagaimana dengan makan malam? Selain tidak ingin sarapan, banyak juga orang yang enggan makan malam dengan motivasi yang sama. Yakni, supaya jarum timbangan tidak kian bergerak jauh ke kanan. Padahal makan malam itu tidak dilarang, asal ukuran atau jumlahnya saja yang dikurangi. Disarankan untuk dihindari adalah ‘ngemil’ atau makan lagi setelah makan malam. Dua hal tersebutlah yang menjadi faktor pendukung berat tubuh naik berkilo-kilo. Jika Kamu sudah makan malam, tapi perut tetap asyik keroncongan, disarankan untuk minum minuman bebas kalori atau makan satu bungkus permen saja. Selain itu, mengurangi godaan ‘ngemil’ di tengah malam juga bisa dilakukan dengan menyikat gigi setelah makan malam. Kalau sudah sikat gigi, pasti malas untuk makan satu bungkus keripik kentang, cookies, atau es krim. Bukan begitu? Jadi, sebenarnya makan tiga kali sehari –sarapan, makan siang, dan makan malam – itu menyehatkan. Bahkan, menurut penelitian awal, orang yang makan tiga kali sehari memiliki kadar lemak dalam darah yang lebih rendah. Nah, yang penting ingat kata kuncinya, pilihlah menu makanan sehat. Menu sehat bisa terdiri dari buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, produk susu bebas lemak atau rendah lemak, daging tanpa lemak, unggas, ikan, kacang-kacangan, dan telur. Oh iya, jangan lupa untuk memilih penganan yang rendah kandungan lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, garam, dan gula tambahan. Selain itu, perhatikan pula kebutuhan kalori harian Kamu sesuai usia dan jenis kelamin. Jelas bukan? Kalau mau berat badannya turun, mari sarapan, makan siang, dan makan malam yang sehat. Jangan lupa olahraganya juga, yah.
Tag :

Berita Terbaru

Viral! Fenomena Gunung Semeru Bertopi Awan, BPBD Ingatkan Masih di Level Siaga

Viral! Fenomena Gunung Semeru Bertopi Awan, BPBD Ingatkan Masih di Level Siaga

Selasa, 21 Apr 2026 13:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, muncul fenomena unik dan cantik di Lumajang, Jawa Timur dengan adanya penampakan Gunung Semeru tampak bertopi awan…

Musim Haji, Warga Probolinggo Gelar Tradisi ‘Ngater Kajien’ Pakai Perahu Hias

Musim Haji, Warga Probolinggo Gelar Tradisi ‘Ngater Kajien’ Pakai Perahu Hias

Selasa, 21 Apr 2026 13:14 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Memasuki musim Haji 2026, sebanyak tatusan warga Pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo memadati Pelabuhan Tanjung Tembaga,…

Tanaman Bawang Milik Petani di Nganjuk Mati Layu Jelang Sebulan Panen, Diduga  Akibat Obat Pembasmi Rumput

Tanaman Bawang Milik Petani di Nganjuk Mati Layu Jelang Sebulan Panen, Diduga Akibat Obat Pembasmi Rumput

Selasa, 21 Apr 2026 13:05 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru nasib kurang beruntung menimpa salah satu petani tanaman bawang merah milik warga di Desa Butuh, Kecamatan Wilangan,…

Periode Januari-Maret, Pemkab Banyuwangi Catat Produksi Padi Capai 160.239 ton

Periode Januari-Maret, Pemkab Banyuwangi Catat Produksi Padi Capai 160.239 ton

Selasa, 21 Apr 2026 12:59 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Selama periode Januari-Maret 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, mencatat produksi padi mencapai 160.239…

Pemkot Surabaya Ubah Pola Penanganan Kenakalan Remaja dengan Pendekatan Pembinaan

Pemkot Surabaya Ubah Pola Penanganan Kenakalan Remaja dengan Pendekatan Pembinaan

Selasa, 21 Apr 2026 12:52 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 12:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti maraknya kenakalan remaja yang mulai meresahkan, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Surabaya melalui Dinas…

Demi Tingkatkan Akurasi Data, Pemkot Pasuruan Hadirkan ‘Kelurahan Cinta Statistik’

Demi Tingkatkan Akurasi Data, Pemkot Pasuruan Hadirkan ‘Kelurahan Cinta Statistik’

Selasa, 21 Apr 2026 12:45 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 12:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Dalam rangka guna mendukung penyusunan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang tepat sasaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan…