Rakyat Palestina Tak Setujui Rencana Damai AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan rakyatnya tidak akan lagi percaya pada semua rencana damai yang akan dilakukan Negeri Paman Sam tersebut. PARIS, Yuri Kowalsky. Perdamaian antara Israel dan Palestina. Hal ini disebabkan AS sudah menyatakan keberpihakan mereka pada Israel dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Negeri Bintang Daud tersebut. "Amerika Serikat bukan lagi mediator yang jujur dalam proses perdamaian, kami tidak akan menerima rencana yang diajukan AS," ujar Abbas dalam sebuah konferensi bersama di Paris dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, dikutip dari laman Independent. Abbas juga mengutuk ancaman yang dilakukan Presiden AS Donald Trump untuk memotong semua bantuan keuangan, ke negara yang memberikan suara dalam sidang Majelis Umum PBB yang menentang keputusannya tersebut. Sidang itu dibuka untuk menolak keputusan Trump membuka kedutaan besar di Yerusalem. Sidang dilakukan pada Kamis, 21 Desember siang, waktu setempat. Sidang tersebut menghasilkan 128 suara mendukung resolusi melawan keputusan Trump, 9 suara menentang resolusi itu dan 35 suara abstain. Macron, yang juga hadir bersama Abbas mengatakan negaranya tetap berkomitmen pada solusi dua negara, yaitu di mana Israel dan Palestina hidup berdampingan dengan damai satu sama lain. Dia juga berjanji Prancis akan mengakui Palestina sebagai sebuah negara pada saat yang tepat dan tanpa tekanan. Sebelum bertemu dengan Macron, Abbas juga melakukan pertemuan dengan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman pada Kamis lalu. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas perkembangan terakhir di Palestina. Tak hanya itu, mereka juga membicarakan cara untuk mengintensifkan upaya praktis untuk menjamin hak-hak yang sah dari rakyat Palestina untuk mendirikan negara yang merdeka, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota. 06
Tag :

Berita Terbaru

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jakarta serta Direktorat Jenderal Pajak Kantor…