Stasiun Angkasa Luar China Jatuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Beijing - Stasiun angkasa luar China, Tiangong-1, akan jatuh dari orbitnya. Tapi kapan dan lokasi pasti tempatnya jatuh tidak dapat diketahui dengan pasti. Namun, analisis terbaru dari Aerospace Corporation in California, menyimpulkan bahwa stasiun itu akan jatuh pada pertengahan Maret 2018 dan prosesnya akan berlangsung kurang lebih selama dua minggu. Tiangong-1 adalah stasiun angkasa luar pertama China yang mengorbit pada 30 September 2011. Selama itu, hanya ada dua misi berawak yang dikirim ke stasiun berbobot delapan ton tersebut. Namun, pada Maret 2016, pejabat China mengumumkan bahwa mereka tak lagi melacak stasiun itu. Mereka menyebut, orbitnya telah rusak dan stasiun tersebut akan terbakar saat jatuh ke Bumi. Karena sejumlah elemen tidak diketahui, seperti orientasi Tiangong-1 dan kerapatan atmosfer Bumi yang bebrbeda di sejumlah lokasi, sulit untuk mengatakan dengan tepat di mana atau kapan stasiun itu akan jatuh. Meski terdengar mengkhawaitrkan bahwa benda logam seukuran bus akan jatuh ke Bumi, dalam sejarah tidak ada manusia yang tewas akibat sampah angkasa luar. Sebagian besar Tiangong-1 pun diprediksi akan terbakar saat masuk kembali ke Bumi. Namun, ada kemungkinan bahwa puing-puing stasiun dapat mencapai permukaan Bumi dalam ukuran kecil. Meski demikian, karena Bumi sebagian besar terdiri dari air, ada kemungkinan besar bahwa benda tersebut akan jatuh ke laut. "Tanggal, waktu, dan jejak geografis masuknya ulang stasiun tersebut hanya dapat diprediksi dengan ketidakpastian yang besar," ujar Kepala European Space Agency bagian Sampah Angkasa Luar, Holger Krag, pada November lalu. "Bahkan sesaat sebelum masuk kembali, estimasi waktu dan lokasi geografis tersebut sangat luas," imbuh Krag. Pada 1979, stasiun angkasa luar pertama di Amerika Serikat, Skylab, jatuh ke Bumi. Sementara beberapa orang di dunia mengkhawatirkan bahwa stasiun berbobot 77 ton itu akan jatuh di tempatnya, rakyat di AS justru merayakan "pesta Skylab". Sementara itu pada 11 Juli 1979, sejumlah potongan besar dan kecil --termasuk bagian tangki udara -- mendarat di pedalaman Australia. Pada 2001, stasiun antariksa Mir milik Rusia yang berbobot 120 ton, masuk kembali ke Samudera Pasifik secara terkendali. Saat itu, sejumlah potongan roket terlihat terbakar di atmosfer. November lalu sebuah bola api meluncur melintasi Saskatchewan dan Alberta. Komando Strategis AS memastikan bahwa itu adalah bagian dari roket Antares yang kembali ke Bumi.
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…