Lebih Dari 'CRITICAL ELEVEN', Produser Ungkap Mahalnya Produksi 'SUSAH SINY

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Film dengan genre drama komedi SUSAH SINYAL besutan teranyar dari Ernest Prakasa berhasil menembus angka dua juta penonton selama 19 hari peredarannya. Hal ini diakui produser Chand Parwez sebagai dukungan dari semesta. Bagaimana tidak, satu bulan terakhir cuaca di Indonesia begitu ekstrem ditandai dengan hujan deras serta angin kencang. Namun hal tersebut tak menghalangi orang-orang untuk menyaksikan film tentang hubungan ibu dan anak tersebut di bioskop. "Bahwa dalam pencapaian luar biasa ini kita menyadari banyak hal yang didukung semesta. Jadi pada saat tayang sedang musim hujan. Tapi alhamdulilah semua berjalan lancar. Yang sangat menyenangkan, pihak eksibitor (bioskop, red.) memberikan support dengan memberi layar yang banyak. Sampai minggu pertama tahun 2018 tidak ada film yang main. Bahkan Insidious mereka undur jadwal tayangnya. Ini hal yang positif," kata Chand Parwez saat menggelar acara syukuran di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018). Diakui kalau pembuatan film yang dibintangi oleh Adiani Wirasti ini mengeluarkan biaya yang tidak murah karena memakai lokasi asli di Sumba Timur serta promo besar-besaran. Namun kocek yang dikeluarkan terbayar lunas dengan keberhasilan film dari segi kualitas maupun kuantitas. "Kita bener-bener syuting di Sumba Timur. Ponakan saya yang mengurusi biaya produksi sempat bilang kalau film ini lebih mahal dari CRITICAL ELEVEN yang syuting di New York. Ternyata untuk membuat sesuatu yang baik ada yang harus dibayar agar kita bisa merasakan nikmat karena berhasil memberikan tontonan yang menghibur," papar pemilik rumah produksi Starvision ini. Ernest pun menambahkan bakal membuat workshop penulisan gratis di lima kota. Hal ini dalam rangka menepati janjinya karena SUSAH SINYAL berhasil tembus di angka dua juta penonton. (kl/okt)
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…