Pertemuan dengan Korut Berhasil

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pertemuan Korut-Korsel diadakan pada hari Selasa, (09/01). Pertemuan dilakukan di zona demiliterisasi Korea Selatan, yang telah membagi Korea sejak 1953, setelah masa ketegangan yang berkepanjangan di Semenanjung Korea. SEOUL, Kim Gyo Yul. Presiden Korea Selatan, Moon Jae In, memuji Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, karena telah membantu memicu perundingan antara Korea Selatan dan Korea Utara pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun. Seoul dan Pyongyang sepakat untuk melakukan perundingan, yang pertama sejak Desember 2015, untuk menyelesaikan masalah melalui dialog dan juga untuk menghidupkan kembali konsultasi militer, sehingga konflik yang tidak disengaja dapat dihindari. "Saya pikir Presiden Trump pantas mendapat pujian besar karena membawa pembicaraan antar-Korea, saya ingin menunjukkan rasa terima kasih saya. Ini adalah hasil kerja dari sanksi dan tekanan yang dipimpin Amerika," kata Moon dalam pidatonya, yang diberitakan Reuters. Moon juga mengatakan bahwa putaran awal pertemuan ini adalah untuk perbaikan hubungan Korut-Korsel. Menurutnya, tugas ke depan adalah untuk menarik Korea Utara melakukan pembicaraan, yang ditujukan untuk denuklirisasi. "Ini sikap dasar kita, dan kita tidak akan pernah menyerah," ujar Moon. Ia juga mengatakan terbuka untuk bertemu dengan pemimpin Korut, Kim Jong Un, kapan pun, untuk memperbaiki hubungan bilateral. Namun, Korea Utara mengatakan bahwa pihaknya tidak akan membahas soal nuklir dengan Korea Selatan, karena nuklir itu hanya ditujukan ke Amerika Serikat, bukan untuk 'saudara' di Korea Selatan, Rusia maupun China. Surat Kabar Korea Utara, Rodong Sinmun, menuliskan semua masalah bisa diselesaikan lewat usaha, demi kesejahteraan rakyat Korea itu sendiri. "Jika Korea Utara dan Selatan meninggalkan kekuatan eksternal dan bekerja bersama, kita bisa menyelesaikan semua masalah sesuai kebutuhan masyarakat dan kemakmuran kita bersama," tulis surat kabar tersebut. Sementara, Amerika Serikat menyambut baik perundingan Korut-Korsel itu sebagai langkah awal penyelesaian krisis nuklir di Semenanjung Korea. Departemen Luar Negeri AS mengatakan tertarik untuk bergabung dalam perundingan di masa depan, dengan tujuan untuk melakukan denuklirisasi di Korea Utara. Amerika Serikat, yang masih memiliki 28.500 tentara yang ditempatkan di Korea Selatan, awalnya menanggapi dengan dingin gagasan pertemuan Korut-Korsel. Namun, Trump kemudian menyebutnya sebagai 'hal yang baik' dan mengatakan bersedia berbicara dengan Kim Jong Un. 04
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…