Kamu harus Tahu 9 Tips untuk "Diet 5:2"

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYPAGI.com, Surabaya - Diet 5:2 tergolong populer dan menjadi salah satu opsi favorit untuk menurunkan berat badan. Pada dasarnya, jenis diet ini membagi kebiasaan makan menjadi dua, yaitu lima hari makan biasa dan dua hari puasa. Dalam dua hari tersebut, kaum perempuan direkomendasikan hanya mengkonsumsi 500 kalori, sementara pria 600 kalori. Tapi, apakah diet ini bisa dikategorikan diet sehat? Atau, bagaimana cara terbaik menerapkan diet ini? Perawat dan Pelatih Kesehatan Jacqui Smith dari BUPA UK memberikan penjelasannya. 1. Puasa bukan tak makan seharian Ada kesalahan umum dalam mengartikan kata 'puasa'. Puasa pada diet 5:2 kerap diartikan sebagai tidak makan apapun pada dua hari. Jacqui mengatakan, cara yang aman untuk menerapkan diet ini adalah dengan mengurangi porsi makan. Bukan dengan menghilangkan makan. 2. Pilih waktu puasa dengan baik Makanan adalah asupan energi agar fungsi tubuh berjalan dengan baik. Oleh karena itu, menghilangkan asupannya dalam 48 jam akan membuat tubuh sangat lemah. Maka, dalam seminggu pilihlah dua hari secara acak untuk melakukan puasa tersebut. "Jadi, jangan paksakan untuk melakukan puasa tersebut pada dua hari berturut-turut," kata Jacqui. 3. Jangan anggap lima hari tersebut sebagai 'cheat days' Pada konsep diet ini, Kamu diperkenankan makan secara bebas pada lima hari. Namun, ingatlah bahwa 'bebas' di sini bukan berarti memakan segalaya, melainkan harus secara bijak. Agar lebih efektif, kita harus tetap menerapkan pola makan sehat. Di samping itu, mengkonsumsi banyak makanan yang kurang sehat akan membuat tubuh kita gemetar dan tak berada dalam kondisi yang baik pada dua hari puasa. "Kebanyakan makan juga akan mengurangi manfaat dari dua hari puasa tersebut," ujar dia. 4. Tak lebih efektif dari aturan pembatasan makanan Agar bisa mengurangi berat badan, Kamu harus terlebih dahulu mengalami kekurangan energi. Hal ini sering dikaitkan dengan mengurangi kalori dan didapatkan dengan mengurangi makan, memperbanhak olahraga, atau kombinasi keduanya. Pada diet 5:2, Kamu mengalokasikan waktu-waktu di mana Kamu bisa makan, dan di mana kamu harus puasa. Hasil akhirnya, Kamu bisa saja kekurangan energi pada akhir minggu menjalankannya. Jacqui menyampaikan, belum ada bukti bahwa diet 5:2 atau diet sejenis lainnya lebih efektif ketimbang tips sederhana mengurangi asupan kalori setiap harinya. Dengan mengikuti aturan pembatasan segala jenis makanan tertentu seperti diterapkan pada beberapa jenis diet lainnya, Kita juga bisa mengatur asupan energi secara bijak. Hal ini juga bisa berdampak pada kurangnya kalori dan menurunkan berat badan. "Jadi, pilih lah jenis diet yang menurut Kamu paling mudah untuk diterapkan dan diikuti," kata dia. 5. Jaga asupan makanan seimbang Jacqui menegaskan, dalam menjalani diet ini, penting untuk menjaga tetap mendapat asupan nutrisi yang seimbang agar tubuh tetap sehat. "Jangan sampai tubuh kekurangan asupan vitamin-vitamin penting dan mineral," kata Jacqui. 6. Tidak untuk semua kalangan Diet ini bukan lah diet yang aman untuk semua kalangan. Ada beberapa kelompok yang tidak dianjutkan untuk menerapkan diet ini. Misalnya, bagi ibu hamil atau mereka dengan catatan kesehatantertentu seperti diabetes. Bagi mereka, pola makan pada diet 5:2 justru lebih membawa bahaya ketimbang manfaat. Jadi, lebih baik bagi mereka untuk menerapkan diet normal. "Juga tidak direkomendasikan bagi Kamu yang pernah mengalami eating disorder (kelainan kebiasaan makan)," ujarnya. 7. Efek samping Diet 5:2 bisa membawa beberapa efek samping. Mulai dari sulit tidur, bau nafas, sembelit, hingga dampak emosional. 8. Efek jangka panjang Diet 5:2 akan membuat Kamu mengurangi asupan makan secara rutin. Jacqui mencatat, beberapa studi menyebutkan, jenis diet jika diterapkan dalam jangka panjang bisa berujung menjadi pemakan segala, jika tak dilakukan secara bijak. "Sebab, semakin Kita mengurangi dan membatasi makanan, kita akan semakin mengidamkannya." "Hal ini bisa menyebabkan Kita menjadi pemakan segala di kemudian hari," kata Jacqui. 9. Konsultasi ke dokter Sebelum menjalankannya, konsultasilah dulu dengan praktisi untuk memastikan bahwa diet 5:2 yang akan kita coba aman untuk dilakukan.
Tag :

Berita Terbaru

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …

Perkuat Layanan Terpadu Warga, Pemkab Banyuwangi Luncurkan Lentera Lansia

Perkuat Layanan Terpadu Warga, Pemkab Banyuwangi Luncurkan Lentera Lansia

Rabu, 29 Jul 2026 15:44 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga lanjut usia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi…