Kecanduan Makanan Cepat Saji Bikin Sistem Kekebalan Tubuh Rusak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Saking kecanduan makanan cepat saji (junk food), Anda mungkin tidak tahan untuk makan burger atau ayam goreng cepat saji lagi. Padahal, Anda bisa saja baru selesai makan siang. Obsesi terhadap makanan cepat saji dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Berdasarkan studi terbaru, makanan cepat saji membuat sistem kekebalan tubuh lebih agresif. Menurut studi di Universitas Bonn, kecanduan makanan cepat saji dalam waktu jangka panjang bisa memicu risiko berkembangnya penyakit arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah arteri yang membawa darah dari jantung untuk dialirkan ke seluruh tubuh) dan diabetes. Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Cell ini menempatkan tikus selama sebulan. Tikus diberikan diet ala Barat, yang tinggi lemak, gula, dan rendah serat. Hasil temuan mengungkapkan respons inflamasi (peradangan) yang parah di seluruh tubuh tikus. Dilansir dari Doctor NDTV, Senin (15/1/2018), peradangan ini seperti tikus terkena infeksi bakteri berbahaya. Sel kekebalan tubuh tertentu meningkat Ilustrasi makanan cepat saji Para ilmuwan menjelaskan, makanan cepat saji memicu peningkatan mendadak sejumlah sel kekebalan tertentu dalam darah tikus, terutama sel granulosit dan monosit. Indikasi ini adanya keterlibatan sel progenitor untuk kekebalan tubuh di sumsum tulang. Pola makan makanan cepat saji mengaktifkan sejumlah besar gen di sel progenitor, yang dikaitkan dengan reaksi hiperaktif dalam sistem kekebalan tubuh. Ini merangsang tubuh mengalami peradangan. Sistem kekebalan tubuh memiliki memori bawaan saat mengenali sejenis virus dan bakteri. Makanan cepat saji juga mengubah cara informasi genetik dikemas. Materi genetik tersimpan dalam DNA. Jika Anda makan makanan cepat saji, ada beberapa potongan DNA yang tidak dapat dideteksi. Fenomena ini disebut perubahan epigenetik. Peradangan memicu perubahan epigenetik. Respons inflamasi hiperaktif dapat meningkatkan risiko penyakit vaskular atau diabetes tipe 2.
Tag :

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…