Penderita Katarak Tinggi, Klinik Mata Utama Gelar Workshop

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga saat ini, katarak masih menjadi penyebab utama tertinggi dari kasus kebutaan di Indonesia. Tingginya angka penderita katarak di Indonesia, ternyata akibat dari belum tertanganinya para penderita katarak secara signifikan. Selain itu juga, jumlah dokter mata yang memiliki spesialis katarak juga sangat minim. Upaya ini kini sedang ditangani Klinik Mata Utama (KMU) untuk mengajak para dokter spesialis mata untuk upgrading kemampuannya melalui teknik basic phaco workshop (BPW). “Kami sharing teknik vecho dan klinik mata utama ini salah satu pusat training yang diakui secara nasional,” kata direktur Klinik Mata Utama dr Uyik Unari, Minggu (21/1). Klinik Mata Utama mengaku sudah melakukan operasi gratis pada pasien tidak mampu. Total sudah ada 5000 mata pasien yang ditangani secara gratis sejak 8 tahun. “Jadi kalau mereka tidak mampu, cukup menunjukkan keterangan tidak mampu, tidak harus dari kelurahan, bisa dari tokoh masyarakat, masjid, LSM dan sebagainya,” terangnya. Sedangkan untuk pasien dengan tariff normal, dikenakan biaya hingga Rp7,5 juta. Teknik operasi katarak dengan basic phaco tidak bisa dilakukan oleh sembarangan dokter spesialis. Karena dengan alat ini, operasi katarak tidak harus menunggu kataraknya matang, sehingga bisa dioperasi kapan saja. Untuk itu peserta pelatihan itu terdiri dari dokter spesialis mata di seluruh Indonesia. Para peserta akan diberi pelatihan tentang skill untuk operasi Pacho dan praktik secara langsung. “Workshop dua hari ini kupas tuntas dan saya ingin benar benar mentransfer secara penuh. Pesertanya dari Aceh sampai Tenggarong dan kami ingin mereka nanti bisa mempraktikkan di lapangan,” tambahnya. Teknik operasi dengan teknologi pacho diklaim mempunyai beberapa kelebihan. Diantaranya adalah proses sembuhnya lebih cepat dan pasien tidak harus dioperasi satelah katarak proses matang. “Kelebihan ini tidak harus katarak ini matang, tetapi bisa diambil ketika ada gejala. Karena tidak ada pembuluh darah jadi penyembuhannya cepat. Adapun waktu yang dibutuhkan sebelumnya 1 jam kini hanya 10 menit,” tambahnya. Uyik menyarankan agar mereka yang berusia lanjut tidak banyak terpapar sinar matahari karena berpeluang besar terjangkit katarak. “Kalau usia lebih lanjut maka jika keluar harus memakai kacamata agar tidak terpapar matahari. Rata-rata penderita katarak usia 50 keatas, tapi jika ada penyakit komplikasi seperti diabetes bisa terkena lebih dini,” pungkasnya. Beberapa gejala katarak kata Uyik, beberapa gejala yang dialami penderita katarak adalah merasakan pandangannya seperti berkabut. Disamping itu mereka sering berganti lensa kacamata. “Kalau gak dioperasi maka tekanan bola mata tinggi dan syarafnya rusak dan tidak bisa sembuh. Syaraf seperti listrik kalau putus walaupun bohlam diambil tidak akan bisa nyala,” pungkasnya. rko
Tag :

Berita Terbaru

Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Sabtu, 12 Sep 2026 22:10 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:10 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Program bedah rumah pemerintah dinilai tidak cukup hanya berorientasi pada perbaikan kondisi fisik hunian. Ketepatan sasaran penerima …

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Absen Berjamaah Fraksi Demokrat diduga Langgar Tatib, Begini Sikap BK DPRD Jatim

Absen Berjamaah Fraksi Demokrat diduga Langgar Tatib, Begini Sikap BK DPRD Jatim

Sabtu, 12 Sep 2026 15:54 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Ketidakhadiran Ketua Fraksi Partai Demokrat Agung Mulyono bersama seluruh anggotanya dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur pada 10 …

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…