Lebih Dikenal Sebagai Diktator Asal Korea Utara, Kamu Akan Terkejut Saat Me

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM- Semua orang lebih mengenal Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, sebagai diktator super edan. Dirinya semakin jadi tokoh penting yang sangat menentukan perdamaian dan keberlangsungan hidup di Bumi. Permainan catur nuklir mencapai titik nadir saat uji coba rudal antar benua beberapa kali diselenggarakan Korea Utara. Tapi, apa betul kamu sungguh kenal dengan pria berbadan tambun asal Semananjung Korea? Kim Jong Un | Daily Mirror Dikutip wartawan , tidak disangka sosok yang berusia 34 tahun ini punya selera humor dengan teman kelasnya selama tahun 1990-an. Tidak hanya itu, dia juga punya obsesi besar terhadap basket, kuhususnya pada Chicago Bulls. Dari 1998 hingga tahun 2000, Kim Jong Un merupakan murid sebuah sekolah negeri di Swiss. Teman-teman di sekolah ternyata tidak mengenal siapa itu Kim Jong Un. Kim Jong-un mengadakan inspeksi | The New York Times Mereka lebih mengenal sang pemimpin Korea Utara kala itu dengan panggilan Pak-Un Kim. Tentu identitasnya saat itu ditutup-tutupi. Ini nampak jelas saat dirinya kala itu justru diakui sebagai anak dari seorang staff kedutaan Korea Utara, bukan sebagai anak seorang pemimpin yang disegani. Kim Jong-un muda | CEN Dikutip wartawan , seorang mantan guru di sekolah negeri Liebefeld-Steinhoelzli di Koeniz beberkan tentang masa lalu Kim Jong Un. Bocah asal Korea Utara ternyata cukup menyukai musik folk khas Jerman. Sehari-hari dia mempelajari aksen lokal dan mencoba lagu-lagu Jerman. Kim muda senang bermain bola basket. Dia berbicara bahasa Jerman dengan aksen Bernese yang cukup bagus. Kim Jong Un dimasa sekolah Tifak ada yang tahu persis kapan Kim muda datang ke Bern. Namun, diperkirakan dia tiba di Swiss pada tahun 1991 saat usianya 7 tahun. Gurunya di sekolah menggambarkannya sebagai orang yang punya integritas, rajin, dan ambisius. Teman sekelasnya kebanyakan akan ingat ketertarikan Kim muda pada NBA dan Michael Jordan. Masa muda Kim Jong Un bersama ayah palsunya Mungkin ini jadi hal logis dan mudah dimengerti bahwa Dennis Rodman, kawan setim Jordan, lebih mudah datang ke Korea Utara. Dikutip wartawan, begini penjelasan seorang teman tentang Kim Jong Un. "Kami punya banyak kelucuan bersama-sama," ungkap Joa Micaelo. "Dia adalah orang baik." "Banyak anak-anak yang menyayanginya." "Saya tidak tahu apa pun tentang hidupnya saat ini." Seorang mantan kolega juga membeberkan cerita yang hampir serupa. "Dia punya selera humor dan hubungannya dengan siapa saja sangat hangat." Bahkan yang bikin kaget, hubungan baik tersebut juga diterapkan, "Kepada sejumlah murid yang berasal dari negara musuh Korea Utara." Tombol nuklir mana yang jauh lebih dahsyat? Di tahun 2011, Kim Jong Un menjadi suksesor Kim Jong Il, ketika ayahnya meninggal akibat serangan jantung di umur 70. Pada awal tahun 2018, Donald Trump beberapa kali mencaci pemimpin Korea Utara dengan menyebut AS punya tombol nuklir yang jauh lebih besar. Mengetahui Kim Jong Un punya masa lalu cukup indah, kamu masih dapat berharap untuk hidup dalam dunia yang lebih harmonis. Kita semua menanti sinar kebaikan di dalam hati sang pemimpin Korea Utara tetap ada. Benar begitu, Tuan Donald Trump? CR/beb (grd)
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…