Kursi Bekas Wonogiri Jadi Properti Pemotretan Model Korsel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Wonogiri - Kursi seng Kismantoro asal Wonogiri kembali ngehits dan jadi viral setelah digunakan sebagai properti dalam pemotretan model cilik beken Korea Selatan (Korsel), Lee Eun Chae. Sunardi mengaku bangga karena kursi bekas yang pernah menjadi aset usahanya sekarang dikenal banyak orang setelah dikabarkan sampai di Korea Selatan. Lelaki paruh baya warga Crabak RT 003/RW 003, Gambiranom, Kismantoro, Wonogiri itu masih tak percaya kursi bekas bertuliskan Sekar Tanjung, itu dipakai sebagai properti sebuah pemotretan di Korea Selatan. Sekar Tanjung merupakan nama usaha persewaan alat pesta milik bapak dua anak itu. Sunardi mengetahui kursi tersebut digunakan untuk properti pemotretan di luar negeri dari foto yang beredar luas belakangan ini. "Awalnya saya ragu apa betul kursi itu punya saya dulu. Setelah saya perhatikan detail warna dan tulisannya ternyata sama dengan kursi punya saya dulu," kata Sunardi. Dia menceritakan membeli kursi gembreng seharga Rp 13.000/unit sebanyak 300 unit sebelum 1998, tak lama setelah membuka usaha persewaan perlengkapan hajatan. Aset kursinya bertambah hingga mencapai 1.000 unit seiring berkembangnya usaha. Seluruh kursi dicat dengan warna sama, yakni hitam pada kerangka dan oranye pada sandaran dan lempengan di bagian dudukan. Lempengan sandaran bagian belakang diberi tulisan Sekar-Tanjung, Kismantoro dengan cat semprot. Di sisi kanan dan kiri kata kismantoro terdapat variasi dua garis pendek dan di tengahnya terdapat satu garis lebih panjang. Tulisan itu menjadi ciri khas hingga sekarang. Bergulirnya waktu kursi gembreng milik Sunardi tinggal 750 unit. "Dahulu kursi itu laris. Sejak enam tahun lalu tidak ada yang mau menyewa kursi seperti itu lagi. Orang lebih memilih kursi lipat atau kursi plastik. Akhirnya semua kursi saya simpan di gudang," ucap suami Siti Samsiyah (49) itu. Perjalanan Kursi hingga Korea Sekitar 1,5 tahun lalu, Sunardi menjual kursi tersebut kepada Misni, warga Gesing RT 002/RW 001, Desa Gesing, Kismantoro. Lelaki tersebut bekerja dalam jual beli barang bekas. Sunardi menjual 740 unit seharga Rp30.000/unit - Rp35.000/unit tergantung kondisi kursi. Sebanyak 10 unit lainnya tetap disimpan untuk kenang-kenangan. Kursi itu menjadi saksi bisu perjuangan Sunardi merintis usaha persewaan perlengkapan pesta. Misni memberitahu Sunardi bahwa kursi-kursi itu dijual kepada pengepul di Bali. "Selanjutnya, kursi saya dijual ke luar negeri atau bagaimana saya kurang tahu. Kalau sekarang kabarnya sampai di Korea ya saya ikut senang. Enggak nyangka malah sudah sampai ke luar negeri," ujar Sunardi lalu tertawa. Misni (43) mengatakan seluruh kursi bekas yang dibelinya dari Sunardi bersama barang bekas lainnya dijual kepada pengepul barang bekas di Bali. Pengepul tersebut menjual lagi kepada pemesan di luar negeri. Biasanya barang bekas dari Indonesia untuk properti kafe, taman, dan sebagainya. Menurut dia, tidak mustahil barang bekas yang dijualnya sampai ke Korea, karena pasar pengepul di Bali memang sampai ke berbagai negara. "Turut senang ternyata barang bekas yang pernah saya beli jadi properti yang menarik di luar negeri," kata dia.lx/lpt
Tag :

Berita Terbaru

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Absen Berjamaah Fraksi Demokrat diduga Langgar Tatib, Begini Sikap BK DPRD Jatim

Absen Berjamaah Fraksi Demokrat diduga Langgar Tatib, Begini Sikap BK DPRD Jatim

Sabtu, 12 Sep 2026 15:54 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Ketidakhadiran Ketua Fraksi Partai Demokrat Agung Mulyono bersama seluruh anggotanya dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur pada 10 …

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…