Sayur Kelor Nikmat Khas Madura

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Ada pepatah, 'Dunia tak selebar daun kelor'. Di Pulau Madura, Jawa Timur, daun bundar selebar biji kelereng itu bukan jadi pepatah, tapi jadi sayuran. Namanya ghengan marongghih. Ghengan dalam bahasa Indonesia kurang lebih artinya sayur, adapun marongghih artinya kelor. Jadi ghengan maronghih artinya sayur kelor. Selain di Madura, ghengan marongghih juga bisa ditemui di sebagian besar kawasan Tapal Kuda yang ditinggali warga keturunan Madura. Maklum, Tapal Kuda adalah kawasan yang di masa kolonial jadi tujuan migrasi besar-besar warga Madura. Di Tapal Kuda, mereka biasa disebut 'Madura swasta'. Teringat dengan kuliner khas Madura itu kala bersama rombongan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke salah satu pesantren di Bangsal, Kabupaten Jember, beberapa waktu lalu. Di pesantren itulah kami dijamu, salah satunya dengan sayur kelor. Sebagai pengenyang, dua macam nasi disuguhkan sang tuan rumah, yakni nasi putih dan nasi jagung. Lauknya ada ayam goreng dan kare, ada tempe berbumbu rujak petis, ada sambal terasi, dan lainnya. Karena ada sayur kelor, kami langsung memilih nasi jagung sebagai pengenyang. Lauknya tempe bumbu rujak petis. Di Madura, ghengan marongghih dan nasi jagung seperti dua mata uang. Tak terpisahkan. Nafsu makan seakan berkurang tanpa sayur itu. Ghengan marongghih adalah sayuran dengan bumbu bawang putih, kunci, beras rendam, sedikit terasi, dan garam secukupnya. Bumbu itu lalu diulek sampai halus kemudian dimasak dengan air dan daun kelor. “Kalau di Jawa namanya sayur kunci," kata Sumarni, warga Sumenep, Madura, kepadaVIVA, Minggu, 28 Januari 2018. Ghengan marongghih biasanya disajikan dengan nasi jagung. Di Madura, ada dua macam nasi seperti itu, yakni nasi jagung dan nasi bu'uk. Nasi jagung adalah jagung yang digiling lalu dimasak dengan dicampur sedikit beras putih. Adapun nasi bu'uk lebih halus lagi daripada nasi jagung. Bila dimasak, nasi bu'uk mirip bubur. Sumarni mengatakan, sayur kelor dan nasi jagung klop di lidah bila disajikan dengan ikan tongkol goreng, pindang goreng, atau ikan asing. Jangan lupa, sambal terasi atau sambal kacang plus petis berisi kecambah dan mentimun juga disajikan. "Kadang pakai sambal garam dan lombok saja," tandasnya. Dulu, warga di Madura kerap memasak menu seperti itu untuk dimakan sehari-hari, atau sebagai makanan petani yang dikirim para ibu untuk disantap di sawah. Kala itu, jagung masih digiling sendiri secara manual, belum dihaluskan dengan mesin penggilingan. "Kalau dimakan di sawah, lebih nikmat lagi, apalagi saat istirahat kerja," kata Sumarni. Abdul Malik, warga kampung Sema, juga di Desa Gapura Tengamenyampaikan hal sama. "Di rumah saya hampir setiap hari masak ghengan marongghih. Biasanya lauknya tongkol goreng. Nasinya nasi bu'uk. Tetangga saya juga sering masak sayur kelor, biasanya kami saling kirim (berbagi) masakan," katanya. (viv/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…