Hati-Hati!!, Mainan Plastik Second Berisiko untuk Kesehatan Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Mainan anak yang sudah tidak terpakai biasanya diwariskan ke saudara atau dijual lagi atau disumbangkan. Sayangnya, mainan bekas terutama yang terbuat dari plastik ini berisiko buat kesehatan anak-anak. Temuan ini berdasarkan penelitian baru yang diterbitkan di Environmental Science and Technology, seperti dilansir Medical Express, senin (29/1/2018). Para ilmuwan dari University of Plymouth menganalisis 200 mainan plastik bekas yang mereka temukan di rumah, tempat penitipan anak, dan toko amal di seluruh South West of England. Mainan itu termasuk mobil-mobilan, kereta api, produk konstruksi, figurin, dan puzzle, yang semuanya berukuran besar serta bisa masuk mulut anak kecil. Penelitian ini dipimpin Dr Andrew Turner, Reader in Environmental Science, yang menggunakan spektrometri sinar-x fluoresens (XRF) untuk menganalisis keberadaan elemen dalam mainan anak. Setelah diteliti, mainan anak tersebut mengandung unsur-unsur berbahaya yang tinggi termasuk antimon, barium, bromin, kadmium, kromium, timbal dan selenium - yang secara kronis beracun bagi anak-anak pada tingkat rendah selama periode waktu yang lama. Unsur tersebut banyak ditemukan pada blok bangunan, figurin dan pernak pernik dari perhiasan yang biasanya berwarna kuning, merah atau hitam. Tes lebih lanjut menunjukkan dalam simulasi kondisi perut (melibatkan ekstraksi dalam asam klorida encer) beberapa mainan melepaskan sejumlah brom, kadmium atau timbal yang melebihi batas yang ditetapkan oleh Petunjuk Keselamatan Mainan Dewan Eropa, dengan pelepasan kadmium melebihi nilai batasnya. Dr Turnee sebelumnya telah melakukan penelitian yang menunjukkan gelas minum yang dihias dapat mengandung kadar timbal dan kadmium berbahaya, dan cat taman bermain harus dipantau lebih ketat untuk mengurangi potensi bahaya bagi kesehatan masyarakat. "Ini adalah penyelidikan sistematis pertama terhadap unsur-unsur berbahaya pada mainan plastik bekas di Inggris," ujar Dr Turnee. Mainan tangan kedua merupakan pilihan yang menarik bagi keluarga karena mereka dapat diwariskan secara langsung dari teman atau kerabat atau diperoleh dengan murah dan mudah dari toko amal, pasar loak dan internet. Tapi ketika Toy Safety Directive berlaku untuk produk baru, tidak ada peraturan yang mencakup daur ulang atau penjualan ulang mainan yang sudah lama.
Tag :

Berita Terbaru

Viral! Fenomena Gunung Semeru Bertopi Awan, BPBD Ingatkan Masih di Level Siaga

Viral! Fenomena Gunung Semeru Bertopi Awan, BPBD Ingatkan Masih di Level Siaga

Selasa, 21 Apr 2026 13:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, muncul fenomena unik dan cantik di Lumajang, Jawa Timur dengan adanya penampakan Gunung Semeru tampak bertopi awan…

Musim Haji, Warga Probolinggo Gelar Tradisi ‘Ngater Kajien’ Pakai Perahu Hias

Musim Haji, Warga Probolinggo Gelar Tradisi ‘Ngater Kajien’ Pakai Perahu Hias

Selasa, 21 Apr 2026 13:14 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Memasuki musim Haji 2026, sebanyak tatusan warga Pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo memadati Pelabuhan Tanjung Tembaga,…

Tanaman Bawang Milik Petani di Nganjuk Mati Layu Jelang Sebulan Panen, Diduga  Akibat Obat Pembasmi Rumput

Tanaman Bawang Milik Petani di Nganjuk Mati Layu Jelang Sebulan Panen, Diduga Akibat Obat Pembasmi Rumput

Selasa, 21 Apr 2026 13:05 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru nasib kurang beruntung menimpa salah satu petani tanaman bawang merah milik warga di Desa Butuh, Kecamatan Wilangan,…

Periode Januari-Maret, Pemkab Banyuwangi Catat Produksi Padi Capai 160.239 ton

Periode Januari-Maret, Pemkab Banyuwangi Catat Produksi Padi Capai 160.239 ton

Selasa, 21 Apr 2026 12:59 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Selama periode Januari-Maret 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, mencatat produksi padi mencapai 160.239…

Pemkot Surabaya Ubah Pola Penanganan Kenakalan Remaja dengan Pendekatan Pembinaan

Pemkot Surabaya Ubah Pola Penanganan Kenakalan Remaja dengan Pendekatan Pembinaan

Selasa, 21 Apr 2026 12:52 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 12:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti maraknya kenakalan remaja yang mulai meresahkan, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Surabaya melalui Dinas…

Demi Tingkatkan Akurasi Data, Pemkot Pasuruan Hadirkan ‘Kelurahan Cinta Statistik’

Demi Tingkatkan Akurasi Data, Pemkot Pasuruan Hadirkan ‘Kelurahan Cinta Statistik’

Selasa, 21 Apr 2026 12:45 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 12:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Dalam rangka guna mendukung penyusunan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang tepat sasaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan…