Terlalu Patuh GPS, Mobil Terjun ke Danau Es

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Washington - Peta online berbasis GPS memang membantu, tapi jangan terlalu mempercayainya. Bisa-bisa mengalami nasib malang seperti pria ini yang nyasar ke danau es. Dikutip dari Strait Times, pengemudi yang tak disebut namanya itu membawa dua penumpang dan mengemudikan kendaraan Jeep Compas di wilayah Vermont, Washington. Beruntung mereka tak mengalami luka walau Jeep tersebut terjun ke danau yang sebagian airnya membeku. "Dia mengikuti panduan GPS, yang menyarankan untuk berjalan lurus tapi setelahnya dia malah nyemplung ke danau penuh es," demikian laporan polisi setempat. Mobil awalnya menapak di es, namun kemudian lapisan es itu pecah. Tak pelak si mobil tenggelam. Syukurlah semua penumpang berhasil menyelamatkan diri. Polisi memastikan sang sopir tidak mabuk atau mengkonsumsi narkoba. Murni karena terlalu menuruti panduan GPS yang tidak benar. Selain itu, area sekitar juga sedang berkabut sehingga pandangan terbatas. Setelah tenggelam beberapa lama, mobil nahas itu akhirnya diangkat ke permukaan. Belakangan diketahui kalau aplikasi peta yang digunakan adalah Waze. Pihak Google selaku pemilik Waze pun menyarankan agar pengemudi senantiasa waspada. "Pengemudi sebaiknya memperhatikan kondisi jalan dan menggunakan semua informasi yang tersedia untuk mengambil keputusan terbaik," sebut juru bicara Google. (dtk/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…

Bendera Hitam Kampung Pancasila, DPRD Surabaya: Harus Ada Indikator yang Objektif

Bendera Hitam Kampung Pancasila, DPRD Surabaya: Harus Ada Indikator yang Objektif

Senin, 14 Sep 2026 15:17 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan langkah tegas untuk mengawal keberhasilan program Kampung Pancasila. Perangkat daerah…

Adu Banteng, Tiga Pelajar Alami Luka Serius Dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo

Adu Banteng, Tiga Pelajar Alami Luka Serius Dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo

Senin, 14 Sep 2026 14:52 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pengguna jalan umum Kelurahan/Kecamatan Garum Kabupaten Blitar di kejutkan suara benturan dua motor yang di kendarai pelajar,…

Polres Blitar Gelar Police Goes To School di SDN Tulungrejo, Tekankan Bahaya Bullying

Polres Blitar Gelar Police Goes To School di SDN Tulungrejo, Tekankan Bahaya Bullying

Senin, 14 Sep 2026 14:50 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar terus  melaksanakan kegiatan Police Goes To School sekaligu menjadi pembina upacara, kali ini di SDN Tulungrejo Kec. …