Kabut Asap Selimuti Teheran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabut tebal dengan tingkat pencemaran yang berbahaya telah meliput Teheran sejak Senin, yang menutupi cakrawala kota dan landmark terkenal. Pihak berwenang juga menerapkan pembatasan lalu lintas dalam upaya memperbaiki kualitas udara. TEHERAN, Mohammed Jaber. Ibu Kota Iran, Teheran, diselimuti kabut asap selama tiga hari berturut-turut karena polusi udara yang parah. Akibatnya, sekolah-sekolah akan ditutup termasuk sekolah di provinsi tetangga, Alborz. Presiden Hassan Rouhani membahas masalah ini, dengan mengatakan bahwa warga Iran tidak dapat acuh tak acuh terhadap masalah ini, kantor berita pemerintah Islamic Republic News Agency (IRNA) mengabarkan. "Pemerintah Iran sangat mementingkan masalah lingkungan. Kita semua bertanggung jawab atas isu-isu yang berkaitan dengan lingkungan," kata Rouhani pada sebuah konferensi pers di Teheran seperti disitir dari CNN. Pada hari Senin, Wakil Menteri Kesehatan Ali Reza Raeisi mengumumkan bahwa 20.000 orang Iran meninggal setiap tahun karena penyakit yang berkaitan dengan polusi udara, menurut IRNA. Teheran sangat rentan terhadap kabut asap, karena wilayah metropolitan, rumah bagi lebih dari 8 juta orang, dikelilingi oleh pegunungan. Bulan lalu, sekolah dasar di Teheran terpaksa ditutup karena polusi berbahaya, media pemerintah melaporkan. Kekhawatiran lingkungan di seluruh negeri telah menjadi isu penting bagi pemimpin tertinggi negara tersebut. Awal tahun ini, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei mengizinkan dana $ 150 juta yang diperuntukkan guna mengatasi polusi di provinsi industri berat Khuzestan, Press TV melaporkan. 05
Tag :

Berita Terbaru

Adu Banteng, Tiga Pelajar Alami Luka Serius Dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo

Adu Banteng, Tiga Pelajar Alami Luka Serius Dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo

Senin, 14 Sep 2026 14:52 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pengguna jalan umum Kelurahan/Kecamatan Garum Kabupaten Blitar di kejutkan suara benturan dua motor yang di kendarai pelajar,…

Polres Blitar Gelar Police Goes To School di SDN Tulungrejo, Tekankan Bahaya Bullying

Polres Blitar Gelar Police Goes To School di SDN Tulungrejo, Tekankan Bahaya Bullying

Senin, 14 Sep 2026 14:50 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar terus  melaksanakan kegiatan Police Goes To School sekaligu menjadi pembina upacara, kali ini di SDN Tulungrejo Kec. …

Maidi Mengaku Tak Menyesal, Jaksa KPK: Bukan Pengakuan Bersalah

Maidi Mengaku Tak Menyesal, Jaksa KPK: Bukan Pengakuan Bersalah

Senin, 14 Sep 2026 14:49 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Terdakwa perkara dugaan pemerasan bermodus dana CSR dan gratifikasi fee proyek, Maidi, mengaku tidak menyesali pembangunan yang d…

Hadapi Kemarau El Nino, Pemkab Mojokerto Fungsikan 12 Sumur JIAT Untuk Selamatkan Lahan Sawah

Hadapi Kemarau El Nino, Pemkab Mojokerto Fungsikan 12 Sumur JIAT Untuk Selamatkan Lahan Sawah

Senin, 14 Sep 2026 14:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto memfungsikan 12 titik Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) sebagai langkah strategis…

Bidik Pasar Dunia, Produksi Kerapu Lamongan Terus Digenjot Naik Kelas

Bidik Pasar Dunia, Produksi Kerapu Lamongan Terus Digenjot Naik Kelas

Senin, 14 Sep 2026 14:30 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tahun ini, komoditas unggulan kerapu Lamongan bakal terus digenjot naik kelas melalui Kampung Kerapu Labuhan, Kecamatan Brondong,…

Jalur Malang-Lumajang Ditutup Sementara Imbas Meluasnya Karhutla Bromo

Jalur Malang-Lumajang Ditutup Sementara Imbas Meluasnya Karhutla Bromo

Senin, 14 Sep 2026 14:13 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti titik api di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang semakin meluas, kini merembet hingga ke tepi…