Perantau Asal Sumatra, Bikin Komplotan Pecah Kaca di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lakarsantri - Tim Anti Bandit Polsek Lakarsantri Surabaya, Kamis (1/2) siang berhasil menangkap dua dari empat pelaku komplotan pecah kaca asal Palembang, Sumatera Selatan. Dua dari empat pelaku yang ditangkap mengatakan jika dirinya memang sengaja datang ke Surabaya guna melancarkan aksi kejahatannya tersebut. Dua pria itu adalah Bakar Usin (39) warga Lebak Permai LK III, Kayu Agung, Palembang dan Kiki Romli Juanda (25) warga LK II, Kayu Agung, Palembang. Mereka kos di jalan Manukan Surabaya. Mereka berkomplot dengan menyasar mobil yang parkir dipinggir jalan dan ditinggal pemiliknya. Sebelum beraksi, otak pelaku kejahatan, Bakar Usin menyiapkan pecahan busi motor dari tempat kos mereka. Kemudian Bakar Usin menyembunyikan pecahan busi tersebut didalam bungkus rokok. Selanjutnya, mereka berkeliling menggunakan dua motor dan berboncengan mencari sasaran. "Begitu lihat ada mobil yang ditinggal pemilik, saya yang masih ada diatas motor mendekati jendela kaca, kemudian ambil serpihan busi tadi dan melemparkannya di jarak 1,5 meteran ke kaca hingga retak. Setelah retak, saya turun dan mendorong kaca sampai tembus. Selanjutnya saya ambil barang berharga di dalamnya," ujar Bakar sambil mempraktekkan aksi kejahatannya itu. Aksi kejahatan mereka terbilang canggih. Tak butuh waktu lama, komplotan ini mampu menggasak benda berharga yang ditinggal pemiliknya di dalam mobil. "Iya paling lama tiga menit. Sensor juga tidak bunyi. Aman," imbuh Bakar. Meski demikian, dua bulan di Surabaya, komplotan ini sudah berhasil melakukan aksi di lebih dari lima tempat. Satu diantaranya di wilayah Lakarsantri dan tertangkap. Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Lakarsantri Surabaya, Kompol Dwi Heri Sukiswanto. Hasil penyidikan menyebut, komplotan ini kerap beraksi tak hanya di malam hari. "Betul, di Surabaya ada beberapa TKP, dia ini berempat, dua lainnya sudah kami kantongi identitas dan sedang dalam pengejaran. Mereka beraksi secara random, tidak hanya malam ya," ujar Dwi Heri, Kamis (8/2) siang. Kini polisi tengah memburu dua pelaku lain yang masih berhasil kabur dari sergapan petugas. Akibat perbuatannya itu, dua pelaku yang berhasil ditangkap ini harus menjalani hukuman dengan jeratan paa 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Mereka terancam hukuman lebih dari empat tahun penjara.fir
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…