Sewa 3 Unit Apartemen di Surabaya Timur, Jual Gadi

Prostitusi Apartemen, Dibongkar!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Surabaya – Bisnis prostitusi di kota Surabaya semakin hari semakin tidak terkendali. Tak hanya di hotel-hotel yang tersebar di penjuru kota, praktik prostitusi juga terjadi di kos-kosan mewah. Terbaru, perdagangan gadis untuk dipekerjakan menjadi pekerja seks komersial (PSK) terungkap di sebuah apartemen di kawasan timur Surabaya. Sindikat ini menyewa tiga unit apartemen untuk menjalankan transaksi prostitusi, termasuk menyediakan tempatnya. Menariknya, perempuan yang diperdagangkan gadis-gadis mojang priangan asal Bandung, Jawa Barat. Empat mucikari ditahan dan belasan gadis lainnya masih dimintai keterangan oleh Polrestabes Surabaya. --------------- Polrestabes Surabaya membongkar para mucikari dan gadis-gadis yang dipekerjakan menjadi PSK di apartemen itu, selama dua hari berturut-turut. Pengerebekan itu dilakukan Tim Unit PPA (Pelindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polrestabes Surabaya. Tim ini membongkar sindikat tersebut secara maraton. Mulai Senin (12/2/2018) hingga Selasa (13/2/2018) malam. Dalam penggerebekan dua hari berturut-turut itu, Tim Unit PPA yang dinahkodai Kanit PPA, AKP Ruth Yeni ini berhasil mengamankan 12 remaja yang semuanya berasal dari Kota Bandung. "Dari 12 yang kita amankan, empat diantaranya adalah pria sebagai mucikari. Sedangkan delapan lainnya adalah perempuan yang diperdagangkan oleh para mucikari," sebut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, Rabu (14/2/2018). Empat mucikari yang dimaksud adalah Furqon (24) asal Jalan Sangkuriang, Bandung ; Irfan (19) asal Jalan Pamekar Bandung ; Gugun (26) asal Kampung Jaya Mekar Kelurahan Cipatik, Kecamatan Campelas Kabupaten Bandung serta Arsyal (23) asal Babakan Ciseureh, Kelurahan Karasak Kecamatan Astana Anyar, Kabupaten Bandung. "Keempat mucikari ini, sudah sejak September 2017 beroperasi di Surabaya," tambah Kombes Pol Rudi. Alumnus AKPOL (Akademi Kepolisian) tahun 1993 ini menyebut, dari 8 gadis yang dipekerjakan menjadi PSK, 3 diantaranya masih dibawah umur (16-17). Sedangkan korban lainnya, berusia antara 18 hingga 21 tahun. Delapan gadis asal kota kembang itu, didatangkan para mucikari sejak 1 Februari 2018 lalu secara bertahap. Para gadis cantik ini kemudian ditempatkan dalam dua kamar apartemen yang sudah disewa para mucikari. Sedangkan satu kamar lagi, difungsikan untuk melayani pelanggan. "Keempat mucikari ini sudah kami tetapkan menjadi tersangka dan kami tahan. Tapi kami tetap mengembangkan kasusnya. Karena korban ada yang di bawah umur, kami pastikan hukuman tersangka akan lebih berat," tegas Kombes Pol Rudi. Terungkap dari Twitter Sindikat perdagangan gadis ini dibongkar Tim Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya selama dua hari berturut-turut. Tim ini awalnya menelusuri sejumlah akun Titter yang diduga kuat menjalankan perdagangan gadis tersebut. Setidaknya, penelusuran itu dilakukan dalama kurun waktu satu bulan terakhir. Hingga akhirnya pada Senin (12/2/2018) malam, tim ini mendapat informasi bahwa gadis-gadis asal Bandung tersebut sedang dijual untuk melayani pelanggan di sebuah hotel di Jalan Diponegoro Surabaya. Setelah sudah berhasil memastika kamar hotel yang disewa untuk BO (booking out), Tim Unit PPA langsung melalukan penggerebekan. Dalam penggerebekan pertama ini, tim ini mendapati dua gadis asal Bandung itu sedang melayani seorang pria hidung belang dengan layanan threesome (berhubungan seks tiga orang). "Mereka kemudian kami keler untuk menemukan keberadaan sang mucikari yang memperdagangkan gadis-gadis itu," tambah Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran melalui Kanit PPA, AKP Ruth Yeni. Pengembangan itu menunjukkan hasil. Para gadis yang menjadi korban perdagangan itu menunjuk sebuah kamar di apartemen di Surabaya Timur. Kamar itu akhirnya digerebek. Tim ini berhasil mengamankan 3 gadis dan 4 pria dalam satu kamar. Tiga gadis itu sedang beristirahat. Sedangkan 4 remaja pria, sedang mengoperasikan handphone (HP) mereka. Mereka langsung digelandang ke Mapolrestabes Surabaya. Interogasi terhadap 4 pria mucikari dan 5 gadis itupun dilakukan secara intensif. Setelah diperiksa, terungkap bahwa yang menawarkan kelima gadis yang diamankan tersebut, hanya mucikari Furqon dan Irfan. Dari fakta itu, Selasa (13/2/2018) malam, Tim Unit PPA mengeler mucikari Gugun dan Arsyal. Dari pengembangan itu, ternyata Gugun dan Arsyal juga memperdagangkan tiga gadis yang juga asal Bandung. Tiga gadis itu akhirnya diamankan dari kamar di apartemen yang sama. "Atas ungkap kasus ini, kami terbitkan dua LP. Karena praktek prostitusi yang dijalankan para mucikari berbeda. Meskipun para mucikari ini sebenarnya merupakan satu jaringan," beber AKP Ruth.
Tag :

Berita Terbaru

Festival Semarak Ramadhan Al-Banjari 2026 Rebutkan Piala Ketua DPRD Gresik, Ajang Syiar dan Penguatan UMKM

Festival Semarak Ramadhan Al-Banjari 2026 Rebutkan Piala Ketua DPRD Gresik, Ajang Syiar dan Penguatan UMKM

Kamis, 26 Feb 2026 18:16 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 18:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Semarak bulan suci Ramadhan 1447 H di Kabupaten Gresik tahun ini kembali terasa istimewa. DPRD Gresik menghadirkan Festival Semarak R…

Timer Traffic Light Hanya 10 Detik, Picu Kemacetan Parah di Perempatan Pasar Sidoharjo

Timer Traffic Light Hanya 10 Detik, Picu Kemacetan Parah di Perempatan Pasar Sidoharjo

Kamis, 26 Feb 2026 17:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Waktu hitung mundur (timer) lampu lalu lintas yang hanya 10 detik diduga menjadi pemicu kemacetan parah di perempatan Pasar S…

Aset Pemprov Bikin Buntu Jalan Pandugo Rungkut, Pemprov dan Komisi A Belum Bersikap

Aset Pemprov Bikin Buntu Jalan Pandugo Rungkut, Pemprov dan Komisi A Belum Bersikap

Kamis, 26 Feb 2026 17:06 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 17:06 WIB

SURABAYA, SURABAYAPAGI.COM - Bertahun-tahun aset Pemprov Jatim sepanjang 50 meter  menghalangi fasilitas umum berupa jalan raya di kawasan Pandugo - Rungkut …

Rekom DPRD Sidoarjo, PKL CFD Pedalindo Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

Rekom DPRD Sidoarjo, PKL CFD Pedalindo Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

Kamis, 26 Feb 2026 16:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Bulan Ramadhan penuh berkah hampir dirasakan oleh semua orang, dimana pekerja formal akan mendapat Tunjangan Hari Raya (THR),…

Ketua DPRD Jatim Bantah Ada Kunker Luar Negeri Bulan Depan

Ketua DPRD Jatim Bantah Ada Kunker Luar Negeri Bulan Depan

Kamis, 26 Feb 2026 15:54 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:54 WIB

SURABAYA, SURABAYAPAGI.COM - Kabar rencana kunjungan ke Luar Negeri di bulan Maret 2026 dibantah langsung Ketua DPRD Jawa Timur H Musyafak Rouf. Meskipun…

PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal

PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 15:20 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:20 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Semarakkan bulan Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal, PLN dan Rumah BUMN P…