Warga Bersama Kades Blokir Jalan Tambang Winongan - Umbulan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Untuk kesekian kalinya warga Desa Lebak dan Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, turun jalan atau demo terkait jalan rusak karena lalu lalang dump truk tambang. Rabu (21/2/2018) kemarin. Bukan lagi warga yang marah. Tapi Kades dan perangkat desa yang marah besar terhadap pemilik tambang dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang seakan mbideg saja diwaduli soal jalan 4 Km yang rusak akibat dump truk tambang. “Kalau jalan tidak diperbaiki atau tidak dibangun dengan segera, jalan ini tetap kami tutup. Jangan lagi ada dump truk tambang yang melintas. Terus terang, kami pemerintahan desa juga dirugikan,” teriak Osin, Kades Winongan Kidul yang ikut turun jalan memblokir jalan Winongan – Umbulan. Osin, mengatakan, dump truk yang lalu lalang telah merusakkan bangunan draenase, saluran dan bangunan lainnya yang didanai dari DD (Dana Desa) dan ADD. Kalau ini dibiarkan, lanjut Osin nanti yang terkena imbas masalah hukum adalah Kades. Yang lebih menjengkelkan, pihak tambang seakan tidak mau tahu dengan posisi Kades. Maunya enak sendiri dalam mengeruk keuntungan. Diakui Osin, dengan rusaknya jalan otomatis mematikan jalannya ekonomi desa. Warganya dan tetangga desa yang hendak menjual hasil pertaniannya dan kebunnya ke kota terganggu dengan jalan yang rusak parah itu. “Lha ya, kan aneh, pemerintahan Presiden Jokowi mengedepankan infrastruktur dengan tujuan untuk menghidupkan dan meningkatkan ekonomi desa kok disini mematikan perenomian desa dibiarkan. Penambang itu kok sakti-sakti ya. Sepertinya polisi juga takut menghadapinya,” tegas Syaifudin yang diamini Gus Malik dan Gus Birbik, tokoh masyarakat setempat. Kata Udin, penambang janji-janji sejak 2013 lalu. Tapi nyatanya sampai sekarang tidak pernah ada realisasinya. Maka itu, Udin minta 5 penambang batu, sirtu dan tanah uruk yang ada di kawasan Kedung Banger untuk datang ke desa. Mereka bikin perjanjian atau kesepakatan untuk memperbaiki jalan di hadapan masyarakat Winongan. Aksi warga memblokir jalan mulai pukul 10.00 – 14.00. Dump truk yang sudah kadung membawa material diwanti-wanti untuk tidak kembali lagi mengambil hasil tambang. Blokir ini tidak akan dibuka jika belum ada perbaikan jalan-jalan yang rusak. Sementara itu, Hary Aprilianto, Kepala Dinas PU Bina Marga Pemkab Pasuruan, mengatakan, untuk tahun ini ada anggaran sekitar Rp 18 Milyar untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak. Salah satu jalan yang akan diperbaiki adalah jalanan kawasan Kecamatan Winongan.dir
Tag :

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…