Larangan Aneh dibeberapa Negara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Setiap negara memiliki aturan yang wajib dipatuhi oleh warga negaranya. Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi. Namun, ada beberapa aturan di sejumlah negara yang justru tampak aneh lantaran biasa dilakukan di kebanyakan negara lain. Berikut ini hal aneh yang dilarang di tujuh negara, seperti dilansir dari BuzzFeed. 1. Turkmenistan: Lip-Synch Pada tahun 2005, presiden yang saat itu menjabat, Saparmurat Niyazov melarang lip-synch untuk melindungi 'budaya sejati' negara tersebut dalam semua acara budaya dan televisi. Dia juga melarang opera dan balet, karena menganggapnya tidak penting. 2. Iran: Ponytail pada pria Pemerintah Iran mengeluarkan daftar gaya rambut pria yang bisa diterapkan pada tahun 2010, namun melarang ponytail atau kuncir ekor kuda, mullet (gaya rambut pendek di depan, panjang di samping dan belakang), dan model mohawk atau spike. 3. Singapura: Permen karet Singapura melarang impor atau penjualan permen karet, sehingga membuat warga sulit mendapatkannya. Namun ada pengecualian untuk orang yang mempunyai resep medis untuk mendapatkan permen karet. Larangan ini dimulai sejak tahun 1992, ketika seseorang menggunakan permen karet untuk mengotori transportasi dan area umum, seperti membuang atau menempelkannya di kursi, meja dan lainnya. 4. China: Perjalanan waktu Perjalanan waktu sebenarnya tidak mungkin dilakukan, namun pihak berwenang China merasa bahwa representasi dari perjalanan waktu dalam film atau pertunjukkan lain akan menciderai sejarah sehingga memutuskan untuk melarangnya. 5. Afrika Selatan: Foto rumah presiden Pemerintah Afrika Selatan pada 2013 silam melarang pengambilan dan publikasi gambar rumah Presiden Jacob Zuma yang memerintah pada saat itu, termasuk pengambilan foto oleh media. Tentu saja, banyak media menentang larangan tersebut dan justru mempublikasikan foto rumah itu. 6. Korea Utara: Jeans biru Korea Utara melarang warganya mengenakan jeans biru karena warnanya dikaitkan dengan Amerika Serikat. Kendati demikian, warganya masih boleh memakai jeans lain, asalkan warnanya hitam. 7. Burundi: Jogging Jika dibanyak negara, jogging disarankan demi kesehatan, di negara Burundi warga negaranya justru dilarang jogging selama periode pertikaian etnik di negara tersebut. Presiden Pierre Nkurunziza pada Maret 2014, melarang jogging karena dikhawatirkan bisa digunakan milisi antipemerintah untuk menutupi kegiatan mereka. Akibatnya, banyak anggota oposisi dipenjara karena ambil bagian dalam kelompok jogging. (viv/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…