Penyebabnya Ibu Hamil Ngidam Makanan Aneh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Terkadang wanita hamil memiliki keinginan ngidam dan ngemil yang tak biasa. Mulai dari mengidamkan makanan aneh, cokelat, mangga muda, atau makanan lainnya. Namun, bagaimana jadinya, jika ibu hamil juga mengidamkan mengonsumsi busa, kapas hingga bedak dan bukan jenis makanan lainnya? Ya, keinginan makan-makanan aneh ini bisa dikategorikan sebagai masalah gangguan makan atau pica. Pica atau gangguan makan yang didefinisikan sebagai konsumsi zat-zat yang tidak bergizi secara terus menerus selama kurang lebih satu bulan ini, ternyata juga bisa dialami ibu hamil. Dilansir laman The Health Site, Pica pada ibu hamil sering terjadi karena faktor kebiasaan, bukan pengaruh hormonal. Pica adalah kondisi di mana seseorang memiliki keinginan mengonsumsi sesuatu yang tidak mudah dimakan dan tidak memiliki nilai gizi. Untuk mengenali pica saat hamil, bisa dicermati dari kebiasaan makan termasuk saat mengalami ngidam. Meski ngidam bukan kondisi medis, tapi lebih ke faktor budaya dan kebiasaan. Kelainan pica yang terjadi pada anak dan wanita hamil bisa saja terjadi ketika mereka kekurangan kasih sayang dan perhatian. Juga bisa berhubungan dengan masalah kekurangan gizi. Banyaknya penyebab pica bisa terjadi karena faktor lingkungan, nutrisi, sosioekonomi, fisiologi, budaya, dan psikiatri. Beberapa wanita rupanya mempraktikkan pica untuk tujuan pengobatan. Misalnya, tanah liat yang di makan di beberapa bagian daerah di Nigeria telah terbukti mengandung kaolinite dan bertindak sebagai pencegah diare atau antidiarrheal yang manjur. (viv/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Hadapi Dampak El Nino, Pemkot Surabaya dan BMKG Perkuat Langkah Mitigasi

Hadapi Dampak El Nino, Pemkot Surabaya dan BMKG Perkuat Langkah Mitigasi

Minggu, 13 Sep 2026 13:19 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 13:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menghadapi dampak fenomena El Nino, Pemerintah Kota Surabaya bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)…

Optimalkan PAD, Pemkab Tulungagung Kejar Kepastian PKS Wisata Pesisir

Optimalkan PAD, Pemkab Tulungagung Kejar Kepastian PKS Wisata Pesisir

Minggu, 13 Sep 2026 13:12 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 13:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan pariwisata dan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) tetap optimal, Pemerintah…

Pemkot Madiun Siap Dukung Program Penerapan NIK Sebagai Identitas Tunggal

Pemkot Madiun Siap Dukung Program Penerapan NIK Sebagai Identitas Tunggal

Minggu, 13 Sep 2026 12:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Setelah regulasi pemerintah pusat ditetapkan terkait penerapan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai identitas tunggal, Pemerintah…

Kembalikan Fungsi Trotoar, Dishub Tulungagung Tindak 120 Kendaraan Langgar Aturan Parkir

Kembalikan Fungsi Trotoar, Dishub Tulungagung Tindak 120 Kendaraan Langgar Aturan Parkir

Minggu, 13 Sep 2026 12:25 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna meningkatkan ketertiban lalu lintas sekaligus mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki, Dinas Perhubungan…

TNBTS: Titik Api Kebakaran di Kawasan Bromo Meluas ke Wilayah Jemplang Malang

TNBTS: Titik Api Kebakaran di Kawasan Bromo Meluas ke Wilayah Jemplang Malang

Minggu, 13 Sep 2026 12:20 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Masih memasuki musim kemarau, memicu kebakaran di kawasan Gunung Bromo yang terjadi di Sabana Pengol, Kabupaten Probolinggo telah…

Demi Percepat Pemadaman, TNBTS Tutup Total Aktivitas Wisata Gunung Bromo

Demi Percepat Pemadaman, TNBTS Tutup Total Aktivitas Wisata Gunung Bromo

Minggu, 13 Sep 2026 12:19 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna mempercepat proses pemadaman kebakaran di kawasan wisata Gunung Bromo, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)…