Liarnya Media Sosial, Berlawanan dengan Harapan Pemerintah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjadi massifnya penggunaan media sosial di era modern secara langsung juga pasti berdampak langsung dengan pemanfaatnya sebagai alat kampanye politik. Terlebih lagi, untuk sektor sosial media yang sudah pasti dimiliki oleh sebagian besar masyarakat. Hal tersebut, menurut dosen komunikasi Fisip Unair Rendi Pahrun tidak diimbangi dengan kebijaksanaan dari para pengguna media sosial. Ia memandang bahwa saat ini seringkali apabila dikaitkan dengan kampanye politik medsos justru hanya berisi akrobatik sumpah serapah. “Padahal media itu didamba-dambakan sebagai ruang publik yang independen. Disana, segala peristiwa politik diperbincangkan dengan titik berat emosional dan fanatisme kelompok masing-masing. Hal itu diperparah dengan kondisi fungsi akal sehat yang ditinggalkan,” kata Rendi di acara diskusi yang diprakarsai oleh KPU Jatim, Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia (LSISI), dan Universitas Airlangga tersebut. Kondisi liar di media, terlebih lagi untuk ranah media sosial, menurutnya juga memunculkan ilusi tersendiri. “Disana kita semua mengira tak kan ada tekanan dan paksaan. Kita semua menganggap bahwa semuanya adalah individu yang merdeka sepenuh-penuhnya,” tegas Rendi. “Padahal, tanpa kita sadari disitulah intelektualitas kita tergilas oleh keberpihakkan. Pertempuran pendapat memang tetap berdasarkan data. Tapi, tujuannya telah dicemari pembelaan buta atas satu kelompok tertentu,” cetusnya lebih lanjut. Ironis yang terjadi dari kondisi diatas, menurut akademisi muda yang berkacamata itu, adalah semuanya berada di sisi berlawanan dari apa yang dilakukan oleh pemerintah. “Negara ini sudah menyalak cukup nyaring untuk memadamkan perkelahian kata-kata yang tajam itu. Tapi apa yang terjadi? Faktanya semua masih tetap terjadi secara massif. Sampah virtual pun juga tidak pernah berhenti untuk disebarkan. Padahal usaha pemerintah ini sudahg sangat jelas. Tuntutan pencemaran nama baik terkait unggahan di media sosial pun sudah sering dilakukan,” pungkas Rendi.ifw
Tag :

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…