Fahri Ingin Jokowi Tinju dengan Mantan Danjen Kopassus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, - Presiden Joko Widodo tampaknya gemar berpenampilan tak biasa alias nyeleneh. Tak hanya berpakaian santai saat peresmian kereta api bandara. Tapi olahraga yang digemarinya pun unik. Meski tak bertubuh atletis, kepala negara yang biasa disapa Jokowi itu ternyata menyukai tinju. Ini terlihat dari video blog (vlog) terbaru Jokowi yang diunggah dalam channel Youtube pribadinya, Sabtu (3/3/2018) lalu. Hanya saja, tinju Jokowi ini juga tak biasa, lantaran dinilai merupakan pesan politik menjelang Pilpres 2019. Lantas, siapa yang bakal 'ditinju' Jokowi? -------------- "Saat ini saya berada di Istana Bogor, dan biasanya, kalau pas waktu luang, saya latihan panahan, jogging. Dan hari ini saya akan memulai latihan tinju!" ucap Jokowi dalam vlog tersebut. Dalam video berdurasi 2 menit itu, Presiden ketujuh RI itu terlihat serius latihan tinju bersama pelatihnya yang dikenalkan bernama Abed dari Pertina (Persatuan Tinju Amatir Indonesia) Bogor. Di sela-sela latihannya, Jokowi mengatakan bahwa latihan tinju itu berat. "Main tinju itu berat. Cepet capek dan memerlukan ketahanan fisik yang tinggi sekali," cetus Jokowi. "Seru, dan saya akan terus berlatih tinju dengan Pak Abed pelatih saya," tambahnya. Abed sebagai pelatih memuji keseriusan Jokowi berlatih tinju. "Kalo berlatih tinju, Bapak cukup cepat. Cukup bisa. Semua gerakan gampang di...," kata Abed terpotong. "Ya karena pelatihnya sangat bagus," potong Jokowi memuji Abed. Jokowi juga memiliki partner latihan tinju, yakni ajudannya bernama Teddy. Saat latihan tinju dengan Teddy, Jokowi memperlihatkan kemampuannya. Ajudan Jokowi itu hanya menahan tinjunya di depan dada menerima setiap pukulan dari Jokowi tanpa melayangkan tinjunya kepada orang nomor satu di Indonesia itu. Vlog Jokowi itu sudah dilihat belasan ribu. Termasuk Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. Politisi yang masih anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini pun turut berkomentar. Fahri ingin Jokowi beradu tinju dengan eks Danjen Kopassus. Meski tak meyebut nama, mantan Danjen Kopassus itu mengarah ke Prabowo Subianto yang kini menjadi Ketua Umum Partai Gerindra. Bahkan, sampai sekarang Prabowo masih jadi calon rival terkuat Jokowi di Pilpres 2019, berdasarkan hasil beberapa lembaga survei. "Video bagus.... Bagaimana kalau kita adu sama mantan Danjen Kopassus itu ya? 2019...," cuit Fahri di Twitter resminya, Minggu (4/3/2018). Fahri tak lupa menambahkan 4 emotikon senyum di bagian akhir cuitannya. Fahri penasaran jika adu tinju itu terwujud. Dia ingin tahu siapa yang akhirnya babak belur. "Kira-kira siapa yang babak belur ya?" katanya. Pesan Politik Direktur Eksekutif Lembaga Median, Rico Marbun, menyebut latihan tinju Jokowi sarat akan pesan politik. Rico mengatakan Jokowi ingin menunjukkan bahwa dirinya sangat siap menghadapi Pilpres 2019, siapapun lawannya. "Itu jelas ya, saya pikir Pak Jokowi ini kan bahasa simboliknya terasa sekali, bagaimana cara dia berkomunikasi dengan kawan-kawan atau berkomunikasi dengan rekanan politik," ujar Rico. Rico mencoba menerka siapa yang hendak 'ditinju' Jokowi di Pilpres 2019. Menurut dia 'genderang perang' Jokowi itu ditujukan kepada partai politik pendukung pemerintah yang saat ini terlihat sedang berupaya 'membelot' dengan mencoba menghadirkan poros baru. "Bisa kita lihat beberapa partai yang tadinya bisa kita kategorikan dalam partai pemerintah, kemudian mengirim sinyal. Ya kalau tidak jelas, mereka bisa maju sendiri," tutur Rico. "Jadi, pesan yang ingin disampaikan (Jokowi) kepada lawannya bahwa, ya ini, 'saya ready kalian mau jadi lawan, jadi kawan, saya siap tempur lah'," sebut Rico menebak pesan Jokowi. Belakangan ini, wacana calon presiden alternatif menguat. Sebut saja, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Kemudian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Bisa juga Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Poros Baru Sementara itu, Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar masih enggan menjelaskan rencana PKB membuat poros baru pada Pilpres 2019 jika dirinya gagal menjadi bakal calon Wapres Joko Widodo ataupun Prabowo Subianto. "Itu inisiatif teman-teman yang ingin membawa demokrasi ini dinamis. Tentu kami saling mendoakan. PKB belum mengambil sikap (terkait hal itu)," ujar Cak Imin di Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Jombang, kemarin malam. Cak Imin yang asli kelahiran Jombang ini hanya menegaskan, PKB masih membuka komunikasi dengan partai manapun yang mempunyai visi yang dinilai sama. "Belum ada pembicaraan. Kami tidak tutup komunikasi dengan siapa pun. Namun, saya hanya ikut takdir Allah saja (menjadi calon Wakil Presiden)," kata dia. Sebelumnya sempat diberitakan, PKB berencana membuat poros baru untuk Pilpres 2019 jika Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar gagal menjadi Cawapres Joko Widodo atau Prabowo Subianto. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPP PKB Muhammad Lukman Edy. Ia mengatakan PKB sudah menawarkan Cak Imin agar menjadi calon Wakil Presiden mendampingi Jokowi serta Prabowo. Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan membuka peluang mengusung calon presiden selain Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto. Zulkifli mengatakan akan mengumumkan sikap partainya pada bulan Mei mendatang. "Ya segala kemungkinan kan bisa, calon tunggal bisa, dua calon bisa, tiga calon bisa. Lihat perkembangan nanti, pertemuan partai-partai saya kira bulan-bulan lima lah. (Mei) Sudah ketahuan," kata Zulkifli di Sawah Besar, Jakarta Barat, Minggu (4/3) kemarin. n jk/umr/an
Tag :

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…