Suami Tikam Istri dan Disiarkan Langsung di Facebook

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Pembunuhan baik yang dilakukan suami maupun istri terhadap pasangannya, saat ini kian banyak. Masalah rumah tangga sepele sekalipun, bisa berujung dengan kematian. Bahkan tidak sedikit mereka meninggalkan anaknya yang masih kecil. Dan parahnya lagi, banyak yang melakukannya dengan menyiarkan langsung di media sosial. Kejadian terbaru datang dari seorang pria Suriah, yang tinggal di Jerman. Ia menyiarkan dirinya di Facebook Live, beberapa saat setelah membunuh istrinya. Pria tersebut - yang menyebut dirinya sebagai Abu Marwan dalam sebuah video tersebut - dilaporkan menikam istrinya yang berusia 37 tahun. Dilakukan sebanyak empat atau lima kali di leher, sebelum melarikan diri dengan salah satu anak mereka. Apa alasannya? Dalam video yang mengejutkan itu, dia terlihat dengan darah di wajahnya dan luka di tangannya, saat dia berbicara dengan terengah-engah ke kamera. Di belakangnya, seorang anak kecil dianggap sebagai anaknya berdiri, dan berjaga-jaga sebelum meneriaki kamera. Tapi pria tersebut akhirnya ditangkap oleh polisi, sesaat setelah melarikan diri. Dalam video tersebut, dia mencoba untuk membenarkan pembunuhan tersebut. Ia mengatakan bahwa dia melakukannya untuk mengirim pesan kepada wanita yang mengganggu suaminya, Al Arabiya melaporkan. "Beginilah kamu akan berakhir," ucapnya dalam video tersebut. Dia dan anak laki-laki yang diyakini sebagai anaknya, juga mendesak pemirsa untuk berbagi video. Pada satu titik di video tersebut, setelah dia melangkah keluar rumah dan berjalan di sebuah jalan. Seorang pria tampak meneriakinya dalam bahasa Jerman, untuk menanyakan apa yang sedang terjadi. Dia menanggapi dengan berteriak "Maaf!", dan terus berjalan dengan anak laki-laki itu. Pria itu dilaporkan telah berpisah ranjang, saat dia mencoba mengunjungi istrinya. Dia ingin menyelesaikan masalah, tapi istrinya - yang memiliki hak asuh atas ketiga anak mereka - tidak tertarik. Badische Neueste Nachrichten melaporkan bahwa, anak-anak pasangan itu - dua putra dan satu anak perempuan - telah diserahkan ke dinas sosial setempat. Surat kabar tersebut juga melaporkan bahwa, keluarga tersebut berasal dari Suriah sebagai pengungsi. Namun ayahnya tidak lagi tinggal bersama mereka.(viva/01)
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…