Guru Ini Temukan Cara Cerdik Tingkatkan Gairah Belajar Siswa Jelang UN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Dalam hitungan minggu, siswa sekolah seluruh Indonesia akan menghadapi ujian nasional. Setiap sekolah pun kini mempersiapkan berbagai pelajaran tambahan agar para siswanya dapat mengulangi dan mendalami kembali mata pelajaran yang akan diuji sejak beberapa bulan sebelumnya. Tapi nyatanya pelajaran tambahan tersebut tak selalu berjalan lancar. Banyak tantangan yang dihadapi, mulai dari menurunnya antusiasme para siswa dalam belajar dan mengalami kebosanan. Permasalahan tersebut tak hanya dialami oleh pelajar SMA, meraka yang duduk di bangku SMP pun ternyata mengalami permasalahan yang serupa. Hal inilah yang berusaha dipecahkan oleh seorang guru bernama Soraya Hanum Trisdianto di SMP Pembangunan, Jakarta Timur, yang tak sengaja menemukan cara inovatif merangsang gairah belajar anak didiknya. Ia menggunakan kuis pada ponsel yang bisa digunakan para muridnya mendalami materi pelajaran ujian nasional. “Awalnya tak sengaja melihat notifikasi Kuis Kaget Uang Kaget dari UC Browser. Saya iseng ikutan, dan setelah dicek, saya merasa pertanyaan di kuis ini mirip latihan ujian nasional. Dari situ, tercentus ide untuk menerapkan kuis ini sebagai latihan pendalaman materi bagi murid-murid saya,” ujar Soraya yang kerap disapa Miss Aya di sela waktu mengajar di SMP Pembangunan, Jakarta Timur. Apa yang dilakukan Soraya ini bahkan diapresiasi oleh Andhika Pratama. Bapak dari empat orang putri ini nampaknya menaruh perhatian cukup dalam pada dunia pendidikan. Belum lama ini, melalui akun Instagram pribadinya @andhiiikapratama, suami dari Ussy Sulistiawaty tersebut membagikan potongan unggahan dari akun media sosial Soraya. Dalam pesannya, Andhikan menuliskan agar para guru lebih kreatif mengikuti anak-anak zaman sekarang. "Ini baru cara kreatif dalam mengajar.. bukan anak dipaksa untuk menghapal atau mendalami pelajaran dengan cara yang tak mereka suka. Sekarang guru juga harus kreatif dan paham karakteristik anak remaja zaman now, karena seharusnya fokus utama adalah membangkitkan minat belajarnya dulu, baru setelah itu ke pendalaman materi. Saya sangat peduli dengan pendidikan anak saya, dan akan ada waktunya bagi saya untuk berperan di bidang ini utk ruang lingkup yang lebih luas suatu saat nanti. Salut buat Ibu Soraya.. dan semoga semakin banyak guru kreatif seperti beliau di luar sana," tulis Andhika dalam keterangan fotonya. Bagi Andhika, guru zaman sekarang juga harus mengerti karakter remaja saat ini. Hal itu kemungkinan akan membuat murid semakin giat belajar, khususnya saat mempersiapkan ujian. Sebenarnya apa Kuis Kaget Uang Kaget yang digunakan Soraya ketika mengajar sampai-sampai dipuji oleh Andhika? Kuis Kaget Uang Kaget adalah kuis yang digagas bersama oleh aplikasi browsing UC Browser dan aplikasi live streaming BIGO Live. Hadir setiap hari, kuis ini berisikan 12 pertanyaan seputar pengetahuan umum dan matematika dasar. Bukan hanya menambah ilmu saja, mereka yang mengikuti kuis ini juga berkesempatan mendapatkan hadiah. Tak tanggung-tanggung, hadiah uang tunai sebesar 40 juta rupiah pun bisa didapatkan setiap harinya. Kepala Sekolah SMP Pembangunan, Drs. Eko Amrih Widodo mengungkapkan, metode unik ini cukup berhasil meningkatkan minat belajar para murid. Hal ini ini terlihat dari antusiasme yang ditunjukkan para siswa saat pendalaman materi dari hari ke hari. Berkat adanya kreatifitas dari para pengajar seperti yang dilakukan Soraya, diharapkan kegiatan belajar-mengajar tak lagi membosankan dan menjadi hal yang digemari para murid. Demi mewujudkannya, sebenarnya tak sulit. Cukup melakukan pendekatan secara inovatif dan tak selalu konservatif, bisa menjadi kunci keberhasilan kegiatan belajar-mengajar yang kondusif, bukan hanya di sekolah namun pada seluruh lembaga pendidikan di Indonesia. (trbnws/03)
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Buang Limbah Sembarangan, SPPG Grogol Ponorogo Viral

Diduga Buang Limbah Sembarangan, SPPG Grogol Ponorogo Viral

Kamis, 16 Jul 2026 18:37 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:37 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kendati belum genap seminggu beroperasi namun program Menu Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo kembali bermasalah.  Ini …

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Selain…

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Kejaksaan Negeri Gresik bergeming menyikapi pledoi tiga terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg yang…

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menampilkan dua inovasi unggulan di bidang distribusi tenaga listrik, yakni ASTROLT d…

JKSN dorong KH. Muhammad Yusuf Hasyim ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2026

JKSN dorong KH. Muhammad Yusuf Hasyim ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:18 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim menyebut KH Muhammad Yusuf Hasyim telah memenuhi…