Tips Terhindar dari Travel Umroh Bodong

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dewasa ini marak terjadi kasus calon travel umroh bodong yang merugikan jamaah umroh karena tidak jadi diberangkatkan umroh. Alih-alih ingin untung karena hanya membayar di bawah standar, justru buntung yang diperoleh. Untuk menghindari travel umroh bodong, ada beberapa hal yang wajib diketahui. Menurut General Manager Mina Wisata, Rohmah Hidayati, ada 5 hal yang wajib diketahui para calon jamaah umroh dan haji. "Kemenag sendiri sudah menentukan lima standar. Pertama, ijin travel harus sudah ada. Jangan main-main. Dia sudah punya ijin atau belum. Ada travel bermasalah yang sudah punya ijin, tapi ijin saja tidak cukup," jelas Rohmah kepada surabayapagi.com. Jumat, 9/3/2018. "Setelah ijin ada, lihat maskapainya apa yang dipakai, hotelnya apa, kemudian tiketnya, dan visa. Semua ini harus simultan, benar-benar terlihat dengan jelas," tambahnya. Jamaah harus berani menanyakan langsung kepada travel umroh karena itu merupakan haknya. "Hak seorang jamaah adalah saat mendaftar kita bisa bertanya detil. Misalkan 'maaf travel ini kalau berangkat 10 April, apakah sudah punya booking seat atau belum?'. Kalau belum punya booking seat, ini berarti tanggal keberangkatan bisa bergeser. Jadwal bisa dimajukan atau dimundurkan. Tapi kalau sudah punya booking seat, berati travel ini punya modal untuk memberangkatkan jamaah," jelasnya lagi. Menurut Rohmah, kebanyakan calon jamaah kurang mengetahui tentang hak-hak mereka karena kurangnya edukasi. "Ini yang tidak banyak diketahui jamaah. Salah satunya adalah LOBC (letter of booking confirmation). Jadi setiap kali booking, kita harus tahu apakah ada LOBCnya, itu dibayarkan atau tidak. Ini harus kita cek. Kemudian maskapainya, kita bisa cek. Apakah travel pilihannya sudah punya booking seat atau belum. Semua ini penting diketahui, tapi disayangkan masih banyak kasus karena memang tidak ada edukasi ke jamaah seperti ini," pungkas Rohmah.di
Tag :

Berita Terbaru

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa…

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Dalam rangka meningkatkan kualitas hunian agar aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Pemerintah Kabupaten…

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena kelangkaan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram mulai dirasakan sebagian masyarakat di Kabupaten Jombang, JAwa Timur,…

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan munculnya penampakan buaya di kawasan mangrove Surabaya. Perekam juga…