Keanehan Kecelakaan Minibus di Tanjakan Maut Emen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Subang - Sebanyak 16 penumpang menderita luka-luka setelah minibus travel mengalami kecelakaan di Tanjakan Emen, Cicenang, Kecamatan Kabupaten Subang, Jawa Barat. Minibus itu mengalami kecelakaan dalam perjalanan dari Bandung menuju Indramayu. Yang cukup mengejutkan, bus berwarna putih itu terguling tepat di lokasi kecelakaan maut bus pariwisata, yang menewaskan 25 wisatawan asal Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. Diketahui kecelakaan maut bus pariwisata terjadi pada 10 Februari 2018, atau satu bulan dari kecelakaan yang terjadi kemarin, Senin, 12 Maret 2018. Kepolisian belum bisa memastikan penyebab kecelakaan minibus bernomor polisi E 7548 BA ini. Hanya saja, ditemukan sejumlah fakta yang diduga pemicu minibus kehilangan kendali dan terguling. Menurut Kepala Polres Subang, AKBP Mohammad Joni, berdasarkan pengakuan sopir minibus, sempat terjadi gangguan saat berusaha mengoper persneling gigi, ketika minibus melintas di lokasi. "Menurut keterangan sopir, tiba-tiba ada gangguan, tidak bisa mengoper gigi tiga ke gigi dua, mobil melaju kencang dan terguling," kata Joni. Apa yang dikatakan sopir minibus itu, nyaris sama dengan yang ditemukan polisi saat melakukan pemeriksaan pada bangkai bus. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan posisi persneling minibus masih berada di gigi tiga. Dan anehnya polisi juga menemukan rem tangan pada minibus sudah dalam posisi tertarik atau dalam kata lain, sopir berusaha menghentikan laju bus dengan rem tangan. "Lebih jauh kami akan memeriksa fungsi rem," katanya. Selain itu, dari hasi pemeriksaan atau olah TKP di Tanjakan Emen, polisi hanya menemukan jejak ban sebelah kiri saja aspal. Kecelakaan minibus travel ini menambah panjang daftar kecelakaan lalu lintas yang terjadi di sekitar Tanjakan Emen. Selama ini cukup banyak yang mengaitkan kejadian kecelakaan di Tanjakan Emen dengan cerita mistis. Di luar itu semua, jika di lihat dari medan di Tanjakan Emen, kiranya memang rawan terjadi kecelakaan. Tanjakan Emen bukan ruas jalan biasa, sesuai namanya jalur ini memang terkendala dengan medan jalannya yang menanjak dan tikungan tajam. Belum lagi wilayah ini sering tertutup kabut tebal. Namun, menurut Muhammad Joni, sejauh ini kepolisian telah menyiapkan alternatif lain untuk mencegah terjadinya kecelakaan di Tanjakan Emen. "Kita sudah membuat jalur penyelamatan, hanya saja dari PU (Pekerjaan Umum) pelaksanaannya kapan. Bus sudah evakuasi dibawa ke polres," ujar Joni.
Tag :

Berita Terbaru

Polres Blitar Kota Larang Penjualan sekaligus Penggunaan Petasan

Polres Blitar Kota Larang Penjualan sekaligus Penggunaan Petasan

Jumat, 27 Feb 2026 16:25 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Polres Blitar Kota dengan tegas melarang penggunaan, edar dan jual petasan,  terlebih menjelang hari raya lebaran. Apabila melanggar …

AMDAL dan SKKL Dipersoalkan Warga, DPRD Panggil OPD untuk Klarifikasi 

AMDAL dan SKKL Dipersoalkan Warga, DPRD Panggil OPD untuk Klarifikasi 

Jumat, 27 Feb 2026 16:13 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 16:13 WIB

‎SURABAYA PAGI, Kota Madiun – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun memanggil sejumlah OPD setelah warga RT 59 kelurahan Nambangan Lor, K…

Modifikasi Yamaha Grand Filano Hybrid Tampil dengan Tema Urban Rally Cocok di Perkotaan

Modifikasi Yamaha Grand Filano Hybrid Tampil dengan Tema Urban Rally Cocok di Perkotaan

Jumat, 27 Feb 2026 15:31 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dunia modifikasi otomotif memang salah satu hobi yang banyak diincar kolektor untuk mengekspresikan selera, gaya hidup, dan…

MPV Premium Xpeng X9 Versi Terbaru Usung Teknologi 800V hingga AI Canggih

MPV Premium Xpeng X9 Versi Terbaru Usung Teknologi 800V hingga AI Canggih

Jumat, 27 Feb 2026 15:25 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, Xpeng dipastikan akan meluncurkan MPV premiumnya yaitu X9 untuk versi kendaraan listrik baterai atau BEV pada 2…

Tanah Retak dan Longsor Terjang Dua Rumah di Saradan, BPBD Lakukan Assessment Cepat ‎

Tanah Retak dan Longsor Terjang Dua Rumah di Saradan, BPBD Lakukan Assessment Cepat ‎

Jumat, 27 Feb 2026 14:27 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 14:27 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Peristiwa tanah retak disertai longsor terjadi di wilayah Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (27/2/2026) dini …

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 510 Atlet Pencak Silat Turnamen Bupati Mojokerto Cup 2026

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 510 Atlet Pencak Silat Turnamen Bupati Mojokerto Cup 2026

Jumat, 27 Feb 2026 13:47 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 13:47 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 510 orang atlet pencak silat yang akan bertanding pada Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup V Kabupaten Mojokerto tahun …