Jembatan yang Ambruk di Florida Dibangun Hanya Dalam Enam Jam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Florida - Jembatan penyeberangan orang di Florida, Amerika Serikat, yang ambruk pada Kamis (15/3) dan menewaskan beberapa orang, dibangun hanya dalam hitungan enam jam akhir pekan lalu. Menurut Universitas Internasional Florida (FIU), jembatan yang menghubungkan kampusnya dengan Kota Sweetwater itu dibangun menggunakan teknik Konstruksi Jembatan Terakselarasi (ABC). Berdasarkan keterangan Kementerian Transportasi dan Jalan Federal AS yang dirujukReuters, ABC menggunakan metode, desain, dan material berbeda agar lebih aman dan tahan lama ketimbang jembatan konvensional. Agar tak mengganggu lalu lintas selama pembangunan, jembatan itu dirakit terlebih dulu di dekat jalan, kemudian didorong tegak lurus dengan ruas aspal menggunakan alat berat. Dengan teknik dan desain modern ini, jembatan di depan FIU tersebut diklaim dapat menahan badai Kategori 5, yang paling berbahaya menurut Pusat Badai Nasional. Jembatan ini bahkan diklaim dapat bertahan hingga 100 tahun. Dari segi material, instalasi ini disebut sebagai jembatan pertama di dunia yang menggunakan bahan dengan sistem pembersihan otomatis, titanium dioksida. Ketika terpapar cahaya matahari, bahan ini menangkap polutan udara sehingga permukaan jembatan dapat tetap terlihat putih. Teknik ini dipromosikan oleh kementerian transportasi melalui inisiatif bernama Every Day Counts. Dengan teknik ini, jembatan dapat dibangun dalam 48-72 jam, mengurangi masa perencanaan dan pengerjaan yang biasanya memakan waktu bertahun-tahun. Kementerian tersebut pun membiayai keseluruhan dana US$14,1 juta jembatan tersebut, melalui program Investasi Transportasi Perbaikan Ekonomi Umum (TIGER) dengan anggaran total US$19,4 juta. Pembangunan jembatan ini sendiri dilakukan oleh salah satunya Manajemen Konstruksi Munilla, perusahaan milik lima bersaudara yang berdiri sejak 1983. FIGG Engineering yang ikut serta dalam proyek pembangunan ini menyatakan bahwa insiden ini adalah yang pertama dalam sejarah 40 tahun mereka berdiri. Kedua perusahaan ini menyatakan siap berkoordinasi dalam proses investigasi insiden yang dilaporkan menewaskan empat orang ini. (cnn/02)
Tag :

Berita Terbaru

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Bima - Sebagai upaya mendukung program prioritas nasional terkait percepatan penurunan angka stunting, Balai Pengawas Obat dan Makanan…

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…