Pria Ini Tewas oleh Ular King Kobra

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - King Kobra adalah hewan yang sangat berbahaya dan mematikan. Bukan tanpa alasan, hewan yang satu ini memiliki racun yang sangat kuat. Bahkan mereka tidak mempan terhadap racun dari ular lainnya sehingga disebut rajanya ular. Tidak hanya berbahaya bagi hewan lainnya, manusia pun kerap terbunuh oleh ular king kobra. Dan yang erbaru datang dari seorang pria yang dijuluki sebagai 'si pembisik'. Di mana ia tewas oleh satu gigitan king kobra. Aksi pemadam kebakaran dan king kobra. Foto: dailymail.co.uk Lantas bagaimana ia bisa digigit ular yang memiliki racun sangat kuat ini? Dan apa yang harus kita lakukan agar bisa selamat saat digigit ular berbisa? Berikut ulasan lengkapnya. Dikutip dari Daily Mail, seorang petugas pemadam kebakaran Malaysia yang dijuluki si pembisik ular, telah meninggal dunia. Hanya empat hari setelah dia digigit oleh seekor king kobra, usai menanggapi panggilan untuk menangkap reptil agresif. Pria bernama Abu Zarin Hussin yang berusia 33 tahun ini, digigit pada hari Senin pekan lalu di negara bagian Pahang. Dan ia kemudian menyerah di rumah sakit pada hari Jumat, 16 Maret. Petugas pemadam kebakaran ini padahal telah mendapatkan status 'selebriti' di Malaysia, karena kemampuannya untuk menangani ular-ular mematikan. Tapi pada hari ia digigit, Hussin tidak bertugas. Ia dan istrinya menjawab panggilan seorang anggota masyarakat, yang ketakutan usai meihat seeekor ular. Khiruddin Drahman, direktur Departemen Kebakaran dan Penyelamatan Kuala Lumpur, mengatakan: "Ular yang dia tangkap adalah kobra liar. Satu gigitan saja bahkan bisa membunuh seekor gajah." Petugas pemadam kebakaran secara teratur dikirim untuk menangani ular berbisa, di daerah padat penduduk di Malaysia. Zarin sendiri belajar keterampilan menangani ular dari ayahnya, yang ia disebut pawang ular. Ini bukan kali pertama ia digigit oleh ular kobra. Sekitar tiga tahun yang lalu, dia dalam keadaan koma selama dua hari karena gigitan kobra. Jasadnya kini dimakamkan di kampung halamannya di negara bagian Kelantan timur. (viv/01)
Tag :

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…