Politik Eksploitasi Massa Sangat Rentan Pecah Belah Bangsa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pilkada Serentak 2018 sudah semakin dekat. Masyarakat dituntut untuk lebih cerdas dan selektif dalam menghadapi pesta demokrasi untuk memilih Kepala Daerah. Hal tersebut digencarkan oleh akademisi asal Fisip Universitas Airlangga (Unair) Joko Susanto di acara Diskusi bertajuk "Membangun Kesadaran Warga Dalam Kelancaran Pelaksanaan Pilkada Serentak Jawa Timur 2018". Pada kesempatan tersebut, Joko mengingatkan bahwa kondisi Pilkada saat ini sudah jauh berbeda. Acara tersebut digelar di Aula Soetandyo Gedung C Fisip Unair, Kamis 22/3/2018. "Pilkada yang sering disebut sebagai Pilkada Jaman Now ini bahkan bila dibandingkan dengan 5 tahun yang lalu pun sangat berbeda," katanya. Perbedaan tersebut, menurut pria yang menuntaskan studi masternya di Inggris itu adalah mulai maraknya politik eksploitasi massa. "Politik jenis ini adalah yang berusaha menggerakkan orang banyak bukan sebagai satu pemilih yang sadar," jelas Joko. Lebih lanjut, ia menjelaskan politik jenis ini cenderung menguras emosi masyarakat untuk dibenturkan satu sama lain. Hal ini ditengarai dengan tingginya ambisi untuk menang sehingga menghalalkan segala cara. "Politik ini adalah ketika mereka yang takut kalah menggunakan isu yang dapat mengaduk emosi masyarakat. Masyarakat dibuat kalut, takut, dan was-was sehingga ketika memilih tidak lagi jernih isi kepalanya," tambahnya. Untuk itu, Joko mengimbau agar masyarakat senantiasa berpikir jernih. "Jangan sampai politik eksploitasi yang tengah menjadi fenomena global ini ikut menyebar luas di Indonesia. Meskipun, saya yakin Jawa Timur masih cukup aman dari pola-pola seperti ini. Tapi, waspada sangat diperlukan," pungkasnya.moh
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…