Sofa dari Batu Semburan Gunung Berapi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Bisa menghias rumah dengan beragam furnitur yang unik, tentu menjadi suatu kepuasan tersendiri. Mungkin melengkapi perabot rumah dengan beragam furnitur berbahan kayu sudah biasa, lalu bagaimana jika rumah Anda dilengkapi dengan furnitur berbahan batu? Batunya juga bukan batu biasa, melainkan batu dari letusan gunung berapi. Peugeot Design Lab, salah satu brand desain studio yang menciptakan tren sofa dari batu semburan gunung berapi. Sofa dengan panjang tiga meter yang dibuat Peugeot Design Lab itu, menyatukan bahan-bahan yang tidak biasa untuk membuat satu buah sofa. Yakni mengabungkan potongan batu vulkanik, dan serat karbon untuk menciptakan paduan yang unik. Seperti dilansir dari Dezeen, Selasa 27 Maret 2018, batu vulkanik ini diambil dari Auvergne di Perancis. Batu ini diperkirakan usianya 11.000 tahun. Tim yang bekerja membuat potongan batu vulkanik ini menjadi sofa butuh waktu yang lama. Sebab, batu ini dipahat kemudian dipoles hingga mengilap, dan berbentuk sebuah sofa kehitaman yang elegan. "Sofa ini adalah ilustrasi konsep baru yang ingin kami eksplorasi," kata Cathal Loughnane, kepala Peugeot Design Lab. Sedangkan sisi lainnya dibuat dari serat karbon yang melapisi bingkai kayu sebelum digabungkan dengan batu dari gunung berapi. Agar mendapatkan hasil yang sempurna, dibutuhkan lebih dari 70 hari untuk menyelesaikan satu buah kursi dengan berat 400 kilogram tersebut. Kursi dari gunung berapi tersebut dinamakan Onyx, dan rencananya akan dibuat juga furnitur lainnya dengan bahan dasar batu gunung berapi, seperti lampu, meja, dan rak yang digabungkan dengan bahan lainnya seperti kristal, dan alumunium. (viv/01)
Tag :

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …