Tips Packing Ringkas Mudik Lebaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Acara berkemas atau packing sama menariknya dengan merancang acara mudik. Terlalu banyak bawaan jadi tak asyik, karena buntutnya dikenai tambahan biaya bagasi.Belum lagi “pemandangan” mesti bongkar-bongkar koper di bandara. Potensi membuat proses check-in penumpang lain terhambat. Singkat kata: merepotkan berbagai pihak.Nah, berikut adalah panduan Suara.com bagaimana menyiapkan tas mudik, agar tidak kelebihan bobot (overload) sekaligus tetap bisa bergaya di lokasi mudik. 1. Cek batas maksimum bobot bagasi dan kabin yang dibolehkan.**foto**Pembatasan bawaan kabin 7 kilogram mesti diingat baik-baik. Mungkin saja di waktu-waktu sebelumnya Anda beruntung membawa melebihi kuota masuk kabin. Tetapi di saat peak season, aturan sebaiknya diperhatikan seksama dan ditaati.Siapkan tas bawaan untuk kabin, serta tas untuk dimasukkan ke bagasi. Bisa berupa koper, duffel bag, ransel dan seterusnya. Periksa resleting, sistem kunci atau gembok dan pastikan keamanannya. Bila ingin membawa oleh-oleh bagi keluarga di kampung halaman, pisahkan dalam wadah kardus atau tas yang tidak memakan tempat. Di akhir packing nanti, bobot tas untuk dibawa ke kabin, juga bobot tas atau bawaan bagasi mesti berada di angka yang tidak melebihi aturan maskapai penerbangan. 2. Siapkan busana yang akan dikenakan selama mudik. **foto**Bagi-bagi busana menurut klasifikasinya, seperti pakaian tidur, bersantai, dan untuk silaturahmi atau beribadah di Hari Raya Lebaran.Secara sederhana, gunakan perbandingan padupadan busana atau mix ’n match 1:3 atau 2:5, yang dibaca sebagai berikut: 1 bawahan dengan 3 atasan, atau 2 bawahan dengan 5 atasan. Hal ini untuk menghindari membawa baju terlampau banyak dan malah tidak sempat dikenakan.Kemas masing-masing kelompok dalam space-maker atau plastik kedap udara, lalu dipres dan digulung. Kemudian tata di tas yang akan dibawa. Urut-urutannya: yang paling sering atau akan segera dikenakan ada di bagian paling atas, dan bagian terbawah adalah yang tidak dibutuhkan segera.3. Kemas peralatan mandi tersendiri. **foto**Gunakan wadah dan botol kemasan berukuran 100 mililiter yang banyak dijual di toko serba ada untuk membawa sabun cair, pelembut kulit, tabir surya, dan seterusnya. Demikian pula pasta gigi, pilih untuk kebutuhan travelling. Selain taat aturan pada pembatasan cairan masuk ke pesawat, juga mencegah Anda membawa peranti mandi terlalu banyak.Dengan memisahkan semua cairan termasuk peralatan mandi dan kosmetik, akan memudahkan Anda bila mesti mengambilnya untuk urusan pemeriksaan saat check-in. 4. Siapkan name-tag dan penanda khas pada setiap tas bawaan Anda. **foto**Tuliskan nama dan nomor kontak yang mudah dihubungi pada name-tag untuk dipasang di setiap tas atau koper Anda. Hal ini memudahkan saat menunggu di conveyor belt dan tidak berebut dengan penumpang lain. Di hari-hari mudik Nasional, bisa dipastikan suasana pengambilan bagasi bakal sangat "meriah".
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…