Kenali Gejala Epilepsi Pada Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Epilepsi adalah suatu kondisi dimana sinyal listrik dalam otak anda memicu terjadinya kejang secara berulang. Kita ketahui kerusakan di dalam otak sebagai penyebab pada sebagian kecil kasus, terutama pada anak-anak akan mempengaruhi pada tumbuh kembangnya. Epilepsi pada anak-anak berkembang cukup rentan terhadap perubahan dari dalam maupun luar tubuh. Tak hanya itu, kondisi ini juga dapat mempengaruhi fungsi kognitifnya yakni kemampuan dalam belajar, menerima serta mengelola informasi. Secara umum, anak-anak pengidap epilepsi ini pun mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian dan mengingat. Yang mana gangguan satu ini dipengaruhi oleh usia ketika terjadinya epilepsi, jenis serangan bagian otak yang terkena maupun pengobatan. Gejala Epilepsi Pada Anak Pasalnya gejala utama penyakit epilepsi adalah kejang berulang, dimana karakteristik gejala akan bervariatif dan bergantung pada bagian otak yang terganggu. Namun, berdasarkan gangguan pada anak jenis kejang penyakit epilepsi terbagi menjadi dua yakni kejang parsial dan umum. Berikut ini beberapa gejala epilepsi pada anak, antara lain: 1. Tatapan mata kosong Tatapan mata kosong atau disebut sebagai kejang petit mal dimana lengan atau kepala anak tampak lunglai, tapi kejang jenis ini biasanya tidak akan menyebabkan anak jatuh maupun kehilangan kesadaran. 2. Kejang total Kejang total adalah jenis kejang yang paling serius, lantaran bisa menyebabkan anak jatuh ke tanah dan kehilangan kesadaran. Selama kejang berlangsung tubuh anak akan menjadi kaku serta bergetar tidak terkendali. 3. Kedutan Walau gejala ini bisa muncul di berbagai jenis epilepsi, tapi akan terlihat lebih jelas pada epilepsi fokal. Dimana kedutan terjadi dimulai pada satu jari atau telapak tangan. Lalu dapat memburuk hingga menjalar ke lengan kemudian menyebar ke seluruh tubuh. 4. Aura Aura pada gejala epilepsi dianggap sebagai tanda peringatan. Oleh sebab itu aura dapat menyebabkan anak tiba-tiba merasa sakit tanpa sebab, mendengar suara yang tidak nyata atau mencium bau yang tak ada sumbernya. Selain itu, anak pun akan mengalami masalah dengan penglihatan atau perasaan aneh di suatu tempat di bagian tubuhnya, terutama di perut. Nah, apabila anak anda merasakan beberapa gejala diatas baiknya segera melakukan pengobatan yang tepat. Lantaran jika tidak, epilepsi akan menjadi semakin akut bahkan gejala-gejala tersebut bisa menyebabkan kematian pada anak dengan cepat.
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…