Emas dalam Produk Skincare, Bisakah Tunda Penuaan?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Makin banyaknya produk anti penuaan yang menggunakan komponen serbuk emas (sebagai bahan aktif) untuk menstimulasi dan memberi kecerahan, melembabkan, sekaligus untuk mengatasi tanda-tanda penuaan dini (anti-aging). Tren skincare berbahan dasar serbuk emas ini belakangan cukup digandrungi meskipun harganya cukup menguras kantong. Masker ini diyakini mampu mengembalikan keremajaan kulit dan menghambat proses penuaan. Spesialis kulit, Grace Waworuntu SpKK membenarkan hal itu, dari sisi medis ia mengatakan bahwa masker emas mampu mengurangi tanda tanda penuan pada kulit. "Jadi memang penggunaan emas menjadi salah satu bahan anti-aging ini memang sudah cukup lama dan populer. Karena dikatakan, emas ini memiliki kandungan anti oksidan yang tinggi, dan mampu merangsang pembentukan regenerasi dari sel-sel yang baru di kulit," ujarnya kepada VIVA di Jakarta. Lebih lanjut ia menjelaskan bagaimana cara kerja serbuk emas yang terkandung dalam produk skincare. "Emas yang terkandung pada produk kecantikan adalah komponen yang disebut Colloidal Gold. Colloidal Gold ini adalah satu partikel yang ukurannya sangat kecil dan dapat larut dalam air, sehingga sering ditambahkan dalam produk serum," ujar Grace. Karena ukurannya yang kecil, Colloidal Gold ini mampu terserap sampai lapisan kulit bagian dalam, dan bekerja dengan cara meningkatkan sirkulasi darah di kulit, menghidrasi dan menstimulasi produksi dari kolagen yang baru. "Colloidal Gold ini juga dapat meningkatkan penetrasi ataupun kerja dari golongan anti oksidan lainnya," sambungnya. Tak hanya Collodial Gold, Grace juga mengatakan ada beberapa komponen lain untuk memperkuat efek kerjanya. "Biasanya tidak hanya Colloidal Gold saja yang terkandung di dalamnya, namun sering ditambahkan di dalamnya seperti Arbutin Vitamin C, Q10 yang juga merupakan anti oksidan yang kuat, sehingga secara keseluruhan semakin baik efeknya kepada kulit," katanya. Seperti diketahui, emas sendiri itu adalah logam. Apakah emas aman jika dikenakan setiap hari di kulit? "Jadi emas yang digunakan dalam produk kecantikan bukan emas yang digunakan untuk akseoris, namun Colloidal Gold yang memiliki ukuran yang sangat kecil, dan terbukti akan terserap oleh kulit kita. Ini sangat berbeda dengan merkuri," katanya. Sedangkan merkuri merupakan logam berat yang berukuran besar. Dan penggunaannya pada kulit jangka panjang terbukti akan menimbulkan efek samping, bahkan sampai ke dalam organ tubuh. "Efek samping emas (Collodial Gold) tidak sama dengan merkuri," terangnya.
Tag :

Berita Terbaru

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Bima - Sebagai upaya mendukung program prioritas nasional terkait percepatan penurunan angka stunting, Balai Pengawas Obat dan Makanan…

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…