Politik Memanas, DPD Golkar Surabaya Gelar Renungan Di HUT Ke-54

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Politik identitas saat ini menjadi salah satu senjata ampuh pada kontestasi politik. Mejelang Pemilihan Umum ( Pemilu ) 2019 situasi politik di Indonesia yang trategi ini tidak jarang menyisakan konflik horizontal berkepanjangan. Beberapa pakan lalu politik berlandaskan suku dan agama masih menjadi kegaduhan politik di Indonesia. Untuk itu, dalam rangka peringatan HUT ke-54 Partai Golkar, DPD Partai Golkar Surabaya menggelar renungan bersama terkait masalah yang ada. Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya Blegur Prijanggono mengatakan dalam momen Sumpah Pemuda 2018 ini, pihaknya berharap semua elit politik memiliki kesadaran untuk membuat situasi politik menjadi teduh dan menurunkan pernyataan-pernyataan yang membuat tensi politik menjadi memanas. "Tahun 1928 saat itu, telah terjadi konsensus nasional bahwa adanya kesadaran sebagai sebuah bangsa, yakni lahirnya Sumpah Pemuda yang menegaskan soal satu bahasa satu tanah air dan satu bangsa Indonesia," katanya. Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya menginstruksikan kepada seluruh caleg DPRD Surabaya dari Partai Golkar untuk tidak menggunakan cara-cara kampanye negatif untuk meraih tujuan politiknya. Selain itu, Blegur juga mengajak peran serta masyarakat secara penuh untuk mengingatkan tentang makna sumpah pemuda, sehingga harmoni sosial masyarakat tetap terjaga "Terlalu mahal harga yang harus dibayar bangsa ini jika hanya karena urusan pemilu kita harus membenci satu sama lain. Apapun pilihan politiknya, kita ini tetaplah satu bahasa, satu bangsa dan satu tanah air Indonesia," pungkasnya. Sementara itu menurut Ketua Panitia HUT ke-54 Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni mengatakan dengan sara agaman dan politik indentisas seperti ini tidak baik untuk pendidikan politik di Indonesia. "Tentu hal ini tidak bagus bagi pendidikan politik bagi rakyat Indonesia dan bisa menjadi ancaman eksistensi NKRI sebagai sebuah bangsa yang masyarakatnya sangat beragam," katanya. Kondisi objektif bangsa saat inilah, kata dia, DPD Partai Golkar Surabaya menjalankan kegiatan HUT ke-54 Partai Golkar dengan menggelar renungan bersama yang dihadiri pengurus dan kader Golkar di kantor DPD Golkar Surabaya Jalan Adityawarman pada Jumat (26/10) malam. Menurut dia, kontestasi Pemilu 2019 seharusnya disambut dengan suka cita, karena ini pesta demokrasi, bukan dengan menggunakan cara-cara yang justru bisa membuat sesama anak bangsa teradu domba. "Kita punya kewajiban moral untuk mengingatkan semua elemen bangsa, untuk menyudahi segala kegaduhan ini, karena ini hanyalah proses lima tahunan yang telah disepakati sebagai sistem alternatif saat itu," katanya. Jika kondisi ini dibiarkan, kata dia, maka demokrasi yang menjadi harapan seluruh rakyat Indonesia akan membawa bangsa ini ke jurang perpecahan. Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya ini mengatakan, dalam pelaksanaan HUT Partai Golkar Kota Surabaya tahun ini berlangsung dalam suasana yang penuh sederhana. Hal ini, lanjut dia, dikarenakan bangsa ini sedang mengalami berbagai ujian, mulai dari bencana gempa dan tsunami di Lombok, Palu dan Donggala. "Karena bangsa Indonesia sedang berduka, maka sebagai partai yang berjuang bersama rakyat, kami memahami kepedihan ini dengan menggelar kegiatan yang sederhana," katanya. Meski HUT kali ini berlangsung di masa kampanye, kata dia, namun ada renungan bersama yang dihadiri semua ketua pimpinan kecamatan dan kelurahan sekaligus doa bersama. "Mendoakan saudara-saudara kita yang mengalami musibah bencana alam agar tetap tabah dan bangkit kembali," ujarnya. alq
Tag :

Berita Terbaru

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wajayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 628 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya …

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aktris Nirina Zubir menjalani transformasi fisik dalam film terbarunya berjudul Jangan Buang Ibu. Ia memerankan karakter Ristiana, s…

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sidang dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2019 untuk Yayasan Pondok Pesantren Al Ibrohimi, Manyar, G…