Gustika Hatta Ngaku Didenda Rp 2.000….

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Gustika Fardani Jusuf Hatta atau Gustika Hatta menjadi perbincangan dalam beberapa terakhir ini, gegara cuitannya di Twitter karena kakeknya, Mohammad Hatta disamakan dengan Cawapres Sandiaga Uno. Cuitan Gustika Hatta yang menuai reaksi beragam dari pendukung Prabowo-Sandiaga, karena menyebut Sandiaga adalah politikus, pun mengaku dirinya kalau mengumpat atau menuangkan kekesalan, didenda oleh ibunya. Denda apa? Gustika mengaku dihukum denda oleh ibunya, Halida Nuriah Hatta, setiap kali mengumpat di Twitter pasca cuitannya terhadap pendukung Prabowo-Sandi. Gustika mengaku didenda Rp2.000 setiap kali umpatan. "Kalau aku mengumpat aku dihukum masukkin uang Rp2.000 ke toples. Awalnya sempat mau Rp 5.000 tapi aku bilang sama ibu, bisa bangkrut bu kalau sehari segitu," ujar Gustika diselingi tawa kecil, Sabtu (27/10/2018). Gustika mengaku harus membayar denda Rp 52.000 karena secara jujur ia mengakui telah 26 kali mengumpat. Namun menurutnya, ibunya sangat mengerti mengapa ia menelurkan cuitan tersebut. Sebab, lima tahun lalu, Gustika mengatakan Nuriah melakukan hal yang hampir sama dengannya. Saat itu, lanjut dia, Nuriah menyatakan ketidakrelaannya Bung Hatta disamakan dengan Hatta Rajasa-pendamping Prabowo di Pilpres 2014. "Intinya dia bilang, ah yang satu begini, yang satu bilang Bung Hatta kayak Hatta Rajasa, aya aya wae. Itu yang aku inget dan itu bukan menyakitkan sih buat aku tapi buat ibu lebih kecewa aja," kata Gustika. jk/crk
Tag :

Berita Terbaru

Industri Kecantikan Lokal Menguat, Produk Dalam Negeri Dominasi Platform Ritel

Industri Kecantikan Lokal Menguat, Produk Dalam Negeri Dominasi Platform Ritel

Selasa, 28 Jul 2026 20:35 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri kecantikan dalam negeri menunjukkan tren pertumbuhan positif seiring meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap produk l…

Pusaran Pungli ESDM Meluas, Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Keempat dalam Kasus Perizinan Air Tanah

Pusaran Pungli ESDM Meluas, Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Keempat dalam Kasus Perizinan Air Tanah

Selasa, 28 Jul 2026 20:16 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Penyidikan kasus dugaan korupsi berupa penyalahgunaan wewenang dan pungutan liar (pungli) dalam proses penerbitan perizinan air t…

Komisi A DPRD Surabaya Berhasil Selesaikan Polemik 13 Tahun Pembangunan Gereja Santo Yusup

Komisi A DPRD Surabaya Berhasil Selesaikan Polemik 13 Tahun Pembangunan Gereja Santo Yusup

Selasa, 28 Jul 2026 20:14 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polemik berkepanjangan terkait penolakan warga terhadap pembangunan Gereja Santo Yusup di kawasan Karangpilang berhasil…

Gresik Raih Peringkat Pertama Indeks Perlindungan Anak se-Jatim, Masuk Tiga Besar Nasional

Gresik Raih Peringkat Pertama Indeks Perlindungan Anak se-Jatim, Masuk Tiga Besar Nasional

Selasa, 28 Jul 2026 20:12 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan – Komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memenuhi hak dan memberikan perlindungan kepada anak kembali mendapat pengakuan. K…

DPRD Ponorogo Desak BGN Tutup Permanen SPPG yang Cemari Lingkungan dan IPAL Tak Standar

DPRD Ponorogo Desak BGN Tutup Permanen SPPG yang Cemari Lingkungan dan IPAL Tak Standar

Selasa, 28 Jul 2026 18:17 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 18:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Penataan ulang operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo…

Bursa Calon Wakil Bupati Ponorogo Memanas, PKB Tunggu Kepastian Hukum, Demokrat dan Golkar Buka Kandidat 

Bursa Calon Wakil Bupati Ponorogo Memanas, PKB Tunggu Kepastian Hukum, Demokrat dan Golkar Buka Kandidat 

Selasa, 28 Jul 2026 18:13 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 18:13 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kendati proses hukum yang menjerat Bupati Ponorogo non aktif Sugiri Sancoko belum incrah di Pengadilan Tipikor Surabaya, namun bursa…