Sekarang Ayah Juga Bisa Menyusui

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Saat memiliki bayi, wanita lah yang harus melakukan segala pekerjaan untuk merawatnya. Pertama, wanita yang mengandung bayi hingga tumbuh besar dalam perutnya, mendorong bayi agar bisa dilahirkan ke dunia dan memberi ASI untuk memberikannya nutrisi. Tapi, tidak lama lagi akan ada cara baru bagi para ayah untuk lebih terlibat dalam proses merawat anak dan semua itu berkat sebuah peralatan yang diciptakan oleh para mahasiswa dari London, Inggris. Dilansir dari laman Mirror, Senin, 29 Oktober 2018, sebuah produk yang dirancang oleh mahasiswa Central Saint Martin’s bernama Marie-Claire Springham kini sedang dalam proses pembuatan. Produk tersebut ialah sebuah peralatan ’dada menyusui’. Gagasan di balik produk ini adalah agar para ayah bisa membantu para ibu yang kesulitan menyusui bayi mereka. Tapi, karena masih dalam tahap konsep, peralatan ini belum diuji. Meski demikian, peralatan ini akan berisi hormon yang ayah akan minum saat istrinya hamil, agar mereka bisa ’menumbuhkan saluran ASI’. Hormon utamanya adalah progestin, salah satu hormon seksual wanita, yang membantu menstimulasi produksi kelenjar penghasil susu. Konsumsi hormon ini juga akan dilanjutkan dengan pemberian domperidone yang sering diberikan kepada para ibu yang mengalami kesulitan dalam menyusui. Domperidone dapat mendorong produksi prolaktin, hormon yang memberi tahu tubuh wanita untuk memproduksi ASI. Namun, ada satu kemungkinan efek samping besar dari mengonsumsi hormon wanita, yaitu pria bisa mengalami tumbuh payudara, hingga ukuran cup B sampai mereka berhenti mengonsumsi hormon itu. Peralatan dada menyusui ini juga berisi pompa dan rompi penekan yang sangat mirip dengan bra khusus wanita hamil. Marie-Claire pun berharap idenya bisa membantu para ayah berhenti merasa ditinggalkan dalam membesarkan bayi mereka dan percaya peralatan ini bisa tersedia dalam lima tahun lagi. Tapi, mungkin saja produk ini tidak akan mendapatkan titik terang, karena para dokter menekankan dan memperingatkan kalau tidak ada bukti bahwa pria bisa menumbuhkan ASI. Para dokter juga tidak yakin pengaruh apa yang akan dihasilkan oleh hormon itu pada tubuh pria dan menyarankan cara-cara lain supaya pria merasa ikut dilibatkan dalam beberapa bulan pertama kehidupan bayi. Misalnya, mengganti popok dan memandikan mereka. "Saya mencoba menciptakan sebuah alat empati, sesuatu yang bisa benar-benar membantu ibu yang kesulitan menyusui dan bisa membantu ayah menjadi berguna secara praktis," ujar sang mahasiswa.
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…