Irjen Pol BS Turun Jabatan Gara-Gara Sisca Dewi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Kasus pemerasan, pencemaran nama baik, dan perbuatan tidak menyenangkan yang dilaporkan kuasa hukum Irjen Pol BS kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2018). Sidang yang beragendakan keterangan saksi dari pihak BS pun diketahui masih digelar di ruang utama Pengadilan sejak pukul 09.18 WIB. Dalam persidangan, Irjen Pol BS mengaku merugi akibat pengakuan Sisca Dewi sebagai istri sirinya. Akibat terbesarnya, ia terpaksa harus mutasi jabatan. "Akibatnya yang pertama kehidupan keluarga saya, yang jelas secara psikologis anak dan istri saya kondisinya tidak stabil. Saya dipermalukan di lingkungan kantor, semua orang tahu bahkan di hubungkan kesana-kesini," ungkap Irjen Pol. BS dalam persidangan. "Saya bahkan dimutasi jabatan saya dari Asrena Kapolri Eselon 1A turun jadi Eselon 1B," tegasnya. Ketika ditanya mengenai alasan penurunan jabatan, Irjen Pol BS mengaku diperintah langsung oleh Kapolri. Bahkan Kapolri mengungkap bahwa Sisca Dewi menjadi penyebab penurunan jabatannya. "Alasannya karena saya langsung dipanggil oleh Kapolri. Katanya kamu tidak pantas menduduki jabatan itu, tidak tepat lagi, karena adanya perempuan ini," tandasnya. Sebagaimana diketahui, pada 17 Mei 2018 Sisca Dewi dan Irjen Pol BS dikabarkan telah menikah secara siri. Selang beberapa bulan berikutnya, Sisca diketahui dilaporkan ke pihak kepolisian dan mendekam di Rutan Pondok Bambu sejak Agustus 2018.
Tag :

Berita Terbaru

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…

Bendera Hitam Kampung Pancasila, DPRD Surabaya: Harus Ada Indikator yang Objektif

Bendera Hitam Kampung Pancasila, DPRD Surabaya: Harus Ada Indikator yang Objektif

Senin, 14 Sep 2026 15:17 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan langkah tegas untuk mengawal keberhasilan program Kampung Pancasila. Perangkat daerah…

Adu Banteng, Tiga Pelajar Alami Luka Serius Dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo

Adu Banteng, Tiga Pelajar Alami Luka Serius Dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo

Senin, 14 Sep 2026 14:52 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pengguna jalan umum Kelurahan/Kecamatan Garum Kabupaten Blitar di kejutkan suara benturan dua motor yang di kendarai pelajar,…

Polres Blitar Gelar Police Goes To School di SDN Tulungrejo, Tekankan Bahaya Bullying

Polres Blitar Gelar Police Goes To School di SDN Tulungrejo, Tekankan Bahaya Bullying

Senin, 14 Sep 2026 14:50 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar terus  melaksanakan kegiatan Police Goes To School sekaligu menjadi pembina upacara, kali ini di SDN Tulungrejo Kec. …

Maidi Mengaku Tak Menyesal, Jaksa KPK: Bukan Pengakuan Bersalah

Maidi Mengaku Tak Menyesal, Jaksa KPK: Bukan Pengakuan Bersalah

Senin, 14 Sep 2026 14:49 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Terdakwa perkara dugaan pemerasan bermodus dana CSR dan gratifikasi fee proyek, Maidi, mengaku tidak menyesali pembangunan yang d…

Hadapi Kemarau El Nino, Pemkab Mojokerto Fungsikan 12 Sumur JIAT Untuk Selamatkan Lahan Sawah

Hadapi Kemarau El Nino, Pemkab Mojokerto Fungsikan 12 Sumur JIAT Untuk Selamatkan Lahan Sawah

Senin, 14 Sep 2026 14:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto memfungsikan 12 titik Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) sebagai langkah strategis…