Susi Promosikan Tas Belanja dari Limbah Plastik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terus mendorong masyarakat agar berhenti menggunakan plastik satu kali pakai. Sebab, sampah plastik ini menimbulkan kerusakan lingkungan. Tak hanya daratan, laut juga tercemar sampah plastik. Untuk mengurangi sampah plastik ini, Susi mempromosikan tas belanja dari plastik limbah garmen buatan seorang pengrajin asal Demak, Istiqomah. Tas berwarna hijau itu dipromosikan Susi dalam sela-sela acara Sea Food Lovers Milenials di Plaza Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. "Kita kenalin yang juga pionir pengurangan sampah laut. Sekarang tinggal kita. Pasti semua bawa kresek, aku mau buat contoh, pinjam saja-sini (kresek), kresek ini sama begini (tas daur ulang), cantik mana coba? (Kresek) Kalau sudah sedikit sobek pasti dibuang," kata Susi saat ditemui di Plaza Timur GBK, Jakarta, Minggu (25/11). Susi menuturkan, tas berbentuk anyaman tersebut lebih awet karena tebal dan kuat. Awetnya tas ini membuat masyarakat bisa menggunakannya terus menerus, sehingga tidak menimbulkan sampah plastik. "Kalau pakai plastik sekali pakai kan jadi sampah. Karena itu plastik hanya satu kali pakai habis itu rusak, jadi sampah di laut. Lalu, dimakan sama paus dan pausnya mati," katanya lagi. Menurut Susi, selain mengatasi sampah plastik, tas daur ulang juga menjadi peluang usaha karena menghasilkan pundi-pundi uang. "Entrepreneurship itu datang dari mana saja. Yang harus jalan pikiran kita, hanya kuat kalau kita pintar. Kita Pintar kalau makan ikan," tutupnya.
Tag :

Berita Terbaru

Kepergian Kiai Politisi dan Politisi Kiai, dengan Segudang Pengabdian

Kepergian Kiai Politisi dan Politisi Kiai, dengan Segudang Pengabdian

Jumat, 26 Jun 2026 19:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 19:19 WIB

Obituari Oleh Muhajirin  Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Dunia keulamaan dan masyarakat Kabupaten Lamongan kembali kehilangan salah satu putra t…

Fakta Sidang Ungkap Sikap Arogan Maidi, Bawahan Diancam Nonjob dan Dipecat jika Tak Patuh

Fakta Sidang Ungkap Sikap Arogan Maidi, Bawahan Diancam Nonjob dan Dipecat jika Tak Patuh

Jumat, 26 Jun 2026 18:26 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 18:26 WIB

SURABAYPAGI.COM, Madiun - Dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi berkedok corporate social responsibility (CSR) dan gratifikasi di Pengadilan Tipikor…

Diduga Pakai Mahar, Belasan Tenaga Magang RSUD dr. Harjono Ponorogo Tuntut Kejelasan 

Diduga Pakai Mahar, Belasan Tenaga Magang RSUD dr. Harjono Ponorogo Tuntut Kejelasan 

Jumat, 26 Jun 2026 18:22 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 18:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Belasan tenaga magang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Harjono Ponorogo, Jawa Timur, menuntut kejelasan nasib ke pihak m…

Kebutuhan Dana Tunai Naik, Gadai Emas Jadi Solusi Likuiditas Jangka Pendek bagi Masyarakat

Kebutuhan Dana Tunai Naik, Gadai Emas Jadi Solusi Likuiditas Jangka Pendek bagi Masyarakat

Jumat, 26 Jun 2026 18:14 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 18:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan likuiditas rumah tangga menjelang tahun ajaran baru mendorong peningkatan signifikan pada pembiayaan gadai emas di PT Bank S…

Akhirnya! Pelaku Pengirim Pil Doble L ke Lapas di Ancam Hukuman 12 Tahun Penjara.

Akhirnya! Pelaku Pengirim Pil Doble L ke Lapas di Ancam Hukuman 12 Tahun Penjara.

Jumat, 26 Jun 2026 16:45 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Akhirnya DR 20 seorang wanita warga Kec.Sananwetan Kota Blitar di jerat pasal 435 yo Pasal 436 ayat ke (2) tentang UU Nomer 17 tahun …

Program BARUNA, PLN Pulihkan Terumbu Karang Bali Guna Alam Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Program BARUNA, PLN Pulihkan Terumbu Karang Bali Guna Alam Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Jumat, 26 Jun 2026 14:34 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Karangasem – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian l…