Korban Tersungkur dan Koma, Akhirnya Meninggal di

Melawan Jambret, Siswi SMK Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Laporan : Firman Komeng - Romadona SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pelaku kejahatan jalanan di Surabaya semakin berani, meski Polrestabes Surabaya menangkap mereka. Buktinya, seorang siswi kelas XII SMK Rajasa Surabaya tewas akibat ulah pelaku jambret. Korban diketahui bernama Tifani Kevinia Putri (17), warga jalan Ketandan Baru I Surabaya. Meksi kejadian sebulan lalu, tepatnya Senin (15/10) malam, tetapi pelaku hingga Senin (26/11/2018), belum juga tertangkap. Kejadian ini patut menjadi perhatian Kapolrestabes Kombes Pol Rudi Setiawan, mengingat kasus serupa terjadi dalam waktu berdekatan. Ini yang membuat resah warga Surabaya. Apalagi, korbannya gadis remaja hingga ibu-ibu. ------ Menariknya, lokasi kejadian yang menimpa Tifani di kawasan Jalan Arjuna Surabaya. Di daerah itu pula, Lanisya Febriyani (19), mahasiswi Politeknik Negeri Surabaya (PENS), terluka parah dan kritis, menjadi korban jambret pada 23 Juli 2018. Dua bulan kemudian, Anna Pujiastutik (43), warga Gubeng Airlangga V, Surabaya menjadi korban jambret di Jalan Indrapura, Surabaya. Tepatnya, 20 September 2018. Ibu-ibu ini tewas terjatuh dari motornya, setelah berupaya mempertahankan tasnya berisi uang Rp 5 juta yang dirampas jambret. Sekitar dua bulan berikutnya, kejadian serupa dialami Tifani Kevinia Putri yang menyebabkan nyawa gadis ini melayang. Informasi yang dihimpun Surabaya Pagi, Senin (26/11) kemarin, kejadian yang menimpa Tifani di kawasan jalan Arjuno-Anjasmoro, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Saat itu, Tifani hendak kembali ke rumah usai mengantarkan temannya di jalan Demak Surabaya. Tak disadari, pelaku kejahatan yang ditengarai dua orang menguntit korban dari belakang. Keduanya juga menggunakan motor terus membuntuti korban hingga di jalan Anjasmoro Surabaya. Kondisi jalanan yang lengang, membuat dua pelaku ini leluasa beraksi. Tas yang dicangklong korban kemudian dirampas. Korban yang berusaha mempertahankan tas miliknya itu, jatuh tersungkur dari motornya. Meski barang milik korban tidak ada yang berhasil dibawa kabur oleh pelaku, namun korban mengalami luka parah di bagian kepala. “Setelah itu, korban dibawa oleh anggota Polsek Sawahan ke RS Dr Sutomo,” ungkap Wakil Kesiswaan SMK Rajasa, Nurul Yakin Chotib saat ditemui di tempat kerjanya, Senin (26/11). Akibat luka di kepala, lanjut dia, Tifani mengalami koma selama seminggu. Tifani dirawat intensif dalam kondisi kritis. Meski berhasil sadarkan diri dan berangsur pulih, Tifani akhirnya meninggal dunia. Diduga karena mengalami luka pada bagian dalam kepalanya. “Setelah beberapa hari rawat jalan, korban meninggal pada Selasa (13/11) lalu. Korban menderita luka dalam,” terangnya. **foto** Tifani menjadi korban penjambretan menyeruak setelah beberapa teman korban melaporkan ke sekolah. "Meski tidak ada barang hilang, keluarga korban yang hendak lapor masih takut," tandasnya. Di dalam lingkungan sekolah, Tifani merupakan siswi yang berprestasi dan aktif dalam kegiatan kesiswaan seperti OSIS (Organiasi Siswa Intra Sekolah) SMK Rajasa. Pihak sekolah pun mendorong agar polisi lekas mengungkap aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat kota Surabaya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran membenarkan peristiwa tersebut. Hingga sebulan lebih dari proses kejadian, polisi masih terus berupaya menangkap para pelakunya. "Kami masih bekerja untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya singkat. n fir
Tag :

Berita Terbaru

Banjir Rob Luapan Air Laut Rendam Margomulyo Surabaya, Lalin Sempat Lumpuh Total

Banjir Rob Luapan Air Laut Rendam Margomulyo Surabaya, Lalin Sempat Lumpuh Total

Kamis, 23 Apr 2026 13:04 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Fenomena luapan air laut yang berada di Surabaya mengakibatkan arus lalu lintas sempat lumpuh total dan kepadatan kendaraan…

Pemkot Surabaya Siapkan Strategi Tarik Wisatawan Lewat Rangkaian Kegiatan HJKS

Pemkot Surabaya Siapkan Strategi Tarik Wisatawan Lewat Rangkaian Kegiatan HJKS

Kamis, 23 Apr 2026 12:09 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 12:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui sejumlah kegiatan atraktif dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Ke-733 Kota Surabaya (HJKS), Pemerintah Kota (Pemkot)…

Dukung Pelaksanaan Haji 2026, Pemkab Gresik Sediakan Obat dan Kursi roda bagi CJH

Dukung Pelaksanaan Haji 2026, Pemkab Gresik Sediakan Obat dan Kursi roda bagi CJH

Kamis, 23 Apr 2026 12:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Dalam rangka mendukung Musim Haji 2026 berjalan dengan aman dan lancar khususnya kesehatan dan mobilitas selama pelaksanaan ibadah…

Peringati Hari Bumi, Pemkab itubondo Galakkan Gerakan Tanam 20 Ribu Bibit pohon

Peringati Hari Bumi, Pemkab itubondo Galakkan Gerakan Tanam 20 Ribu Bibit pohon

Kamis, 23 Apr 2026 11:36 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai salah satu rangkain menyambut Peringatan Hari Bumi, saat ini PEmerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo bersama Aparatur…

Buka Giling 2026, PG Meritjan Kediri Libatkan UMKM Gerakkan Roda Perekonomian

Buka Giling 2026, PG Meritjan Kediri Libatkan UMKM Gerakkan Roda Perekonomian

Kamis, 23 Apr 2026 11:27 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Meriahnya rangkaian buka giling 2026 di emplasemen Pabrik Gula (PG) Meritjan Kediri, Jawa Timur, akan turut melibatkan banyak Usaha…

Tak Penuhi Standar MBG, BGN Setop Operasional Dua SPPG di Pamekasan

Tak Penuhi Standar MBG, BGN Setop Operasional Dua SPPG di Pamekasan

Kamis, 23 Apr 2026 11:13 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti masalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih tidak memenuhi standar operasional yang telah…