Begini Cara Menangani Kecemasan pada Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Stres dan kecemasan pada anak sangat umum terjadi di lingkungan masyarakat masa kini. Anak-anak zaman sekarang penuh dengan rutinitas sejak usia dini, ditambah lagi mereka hidup di era berteknologi tinggi. Jika anak Anda mengalami stres dan kecemasan, cobalah cara-cara sederhana namun efektif untuk membantunya mengatasi rasa takut, khawatir, dan kesal. Berikut pemaparannya dilansir dari Verywell Family, Rabu (28/11). Jangan ingkari perasaannya Memberi tahu anak tak perlu khawatir tentang ketakutannya hanya membuatnya merasa ada sesuatu yang salah pada dirinya. Biarkan anak mengenal rasa takutnya, biarkan mereka berbagi emosi dan pikirannya pada Anda. Sebagai orang tua jelaskan setiap orang pasti mempunyai sisi takut yang dapat diatasi dengan baik. Mendengarkan Anda sendiri mengakui betapa sangat lega rasanya ada orang yang bersedia mendengarkan keluh kesah Anda. Lakukan hal sama pada si anak. Jika dia tak ingin berbicara, beri tahu dia Anda selalu ada untuknya. Dengan berada di sisinya, ingatkan dia Anda mencintainya dan mendukungnya. Tawarkan kenyamanan Coba melakukan sesuatu yang disukai anak, seperti memeluknya di pangkuan Anda, membacakan cerita untuknya, atau ikut bermain bersamanya. Ajak ke luar Jalan-jalan bisa memperbaiki suasana hati. Ajaklah anak mencari udara segar, melakukan aktivitas fisik, dan hal lain yang bisa mengangkat semangatnya kembali dan memberinya perspektif baru tentang berbagai hal. Patuhi rutinitas Seimbangkan perubahan buruk yang sedang dialami anak dengan mencoba mempertahankan rutinitas sehari-harinya. Pastikan anak tidur tepat waktu, makan tepat waktu, dan menjalani aktivitas yang masih bisa dilakukannya. Jaga anak tetap sehat Pastikan anak makan dengan benar dan cukup tidur. Kurang istirahat dan makan makanan bergizi secara berkala justru bisa memperparah stres anak. Jika dia sehat, dia akan lebih siap melalui segala gangguan di depan mata. Hindari terlalu banyak kegiatan Sepak bola, karate, baseball, les musik, dan daftar kegiatan ekstrakurikuler yang terlampau banyak juga memicu stres anak. Terlalu banyak aktivitas mudah menyebabkan stres dan memicu kecemasan. Sama seperti orang dewasa, anak juga perlu waktu bersantai di akhir pekan untuk menenangkan diri dan dekompresi. Beri contoh baik Anda bisa memberi contoh baik pada anak bagaimana cara orang tuanya mengelola stres. Matikan televisi, simpan sementara gawai, tenangkan diri dengan pose yoga santai atau meditasi, juga strategi penghilang stres lainnya. Semakin Anda mampu menjaga ketenangan diri, semakin anak akan mencontoh hal positif dari orang tuanya. Konsultasi dengan dokter Jika Anda menduga perubahan pada diri anak terlampau jauh, minta saran dari konselor anak atau dokter. Mereka bisa menyarankan cara-cara baru untuk membantu anak melalui perubahan yang tengah dihadapinya.
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…