Cek Punyamu! Inilah Bahan-Bahan Berbahaya yang Terkandung dalam Makeup dan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Makeup dan skincare terkadang mengandung bahan berbahaya untuk mendapatkan hasil yang sempurna. 12 bahan berbahaya berikut ini terkadang ada dalam makeup dan skincare dan terkadang lengah untuk diperhatikan. Kamu harus memastikan jika 12 bahan berbahaya ini tidak terkandung dalam makeup dan skincare, karena akan menimbulkan efek yang menegerikan jika dipakai dalam pemakaian yang panjang. Melansir dari helloglow.co, Senin (3/11/2018), inilah 12 bahan makeup dan skincare yang berbahaya bagi tubuh. 1. Sodium lauryl sulfate (SLS) Bahan ini ditemukan di sampo, cuci badan, foundation, cuci muka, obat kumur dan pasta gigi. SLS telah terbukti menyebabkan iritasi kulit, sariawan, gangguan keseimbangan minyak alami kulit dan kerusakan mata. SLS juga dipercaya sebagai penyumbang utama jerawat (terutama jerawat kistik) di sekitar mulut dan dagu. 2. BHA Ditemukan di: exfoliants seperti masker, parfum Program Toksikologi Nasional mengklasifikasikan butylated hydroxyanisole (BHA) memiliki kandungan menjadi karsinogen dalam tubuh manusia. Hal ini dapat menyebabkan depigmentasi kulit. Dalam penelitian hewan, BHA menghasilkan kerusakan hati dan menyebabkan kanker perut seperti papiloma dan karsinoma dan mengganggu perkembangan sistem reproduksi normal dan kadar hormon tiroid. Uni Eropa menganggap itu tidak aman dan sering dikandung dalam parfum. 3. Triclosan dan triclocarban Ditemukan dalam: pasta gigi, deodoran, sabun antibakteri. Triclosan adalah produk antibakteri yang mulai dipakai ditahun 1990-an. Food and Drug Administration (FDA) setuju bahwatriclosan tidak ada manfaat kesehatan bagi manusia. Tahun 2013, FDA memutuskan bahwa produk yang mengandung Triclosan tidak merugikan jika dipakai dalam jangka waktu panjang. Triclosan ditemukan dalam produk cair dan triclocarban dalam sabun batangan telah dikaitkan dengan gangguan hormonal, resistensi bakteri, gangguan fungsi otot, gangguan fungsi kekebalan tubuh dan peningkatan alergi. Lebih baik gunakan antibakteri dan antiseptik alami seperti minyak pohon teh. 4. Aminophenol, Diaminobenzene, Phenylenediamine (Coal Tar) Ditemukan dalam: pewarna rambut, sampo Batubara diketahui memberikan efek karsinogen bagi tubuh menurut Program Toksikologi Nasional dan Badan Internasional untuk Penelitian Kanker. Di Eropa telah melarang banyak dari bahan-bahan ini dalam pewarna rambut. Sementara FDA memberi sanksi pada tar batubara dalam produk khusus seperti sampo ketombe dan psoriasis, keamanan jangka panjang dari produk ini belum terbukti. 5. Parabens Ditemukan dalam: makeup, pelembab, gel cukur, sampo, pelumas pribadi dan produk semprot FDA mengakui beberapa studi yang menghubungkan parabens, menjadi penyebab kanker payudara, kanker kulit dan penurunan jumlah sperma, tetapi belum memutuskan bahwa itu berbahaya. Menurut Komisi Ilmiah Komisi Eropa tentang Produk Konsumen, paraben rantai yang lebih panjang seperti propil dan butil paraben isopropil dan isobutylparabens, dapat mengganggu sistem endokrin dan menyebabkan gangguan reproduksi dan perkembangan. 6. Polyethylene / PEGs Ditemukan dalam: scrub, body wash, makeup, pasta gigi. Exfoliating terbuat dari polietilen yang digunakan karena mereka lebih lembut pada kulit dari exfoliators alami. Bahan kimia sintetis ini sering terkontaminasi dengan 1,4-dioksan, dianggap sebagai karsinogen dan gamoang terkontaminasi pada kulit. Polyethylene, sebagai penyebab iritasi kulit. Molekul-molekul kecil polietilen yang terkandung dalam scrub dan sabun mandi tidak bisa diurai oleh alam, bahkan dapat menjadi polusi untuk hewan air. 7. Retinil palmitat, retinil asetat, asam retinoat dan retinol Ditemukan di: pelembap, produk bibir, tabir surya, produk anti-aging Produk retinol memiliki efek karsinogen ketika di bawah matahari. Berhentilah menggunakan bahan retinol saat malam hari. 8. Petroleum distillates Ditemukan dalam: maskara. Bahan-bahan kosmetik yang diekstrak dari minyak dapat menyebabkan dermatitis. Sering terkontaminasi dengan kotoran saat diproduksi di kilang minyak bumi yang dapat menyebabkan kanker. 9. Produk wewangian Ditemukan dalam: pelembab, deodoran, lotion, krim wajah, sampo, kondisioner. Penelitian terbaru dari Kelompok Kerja Lingkungan dan Kampanye untuk Kosmetik Aman menemukan rata-rata 14 bahan kimia dalam 17 produk aroma merek-nama, tidak ada yang tercantum pada label. Wewangian dapat mengandung hormon pengganggu dan menjadi penyebab lima alergen teratas di dunia. 10. Oxybenzone Ditemukan di: tabir surya. Oxybenzone adalah salah satu bahan kimia berisiko tinggi yang ditemukan di tabir surya. Dia seperti hormon estrogen dalam tubuh, mengubah produksi sperma pada hewan dan berhubungan dengan endometriosis pada wanita. Studi pada sel dan hewan laboratorium menunjukkan bahwa oxybenzone dan metabolitnya dapat mengganggu sistem hormon. Pilihlah tabir surya dengan zinc oxide atau titanium oxide atau avobenzene sebagai gantinya. 11. Dibutil ftalat, toluena dan formaldehida Ditemukan di: cat kuku dan produk kuku. Zat kimia ini, yang dikenal sebagai "trio beracun," telah dikaitkan dengan cacat lahir, gangguan endokrin, sakit kepala dan masalah pernapasan. Disarankan bahwa wanita hamil menghindari produk kuku karena akan berbahaya bagi janin. Merek seperti OPI dan Zoya telah berjanji untuk menghapus bahan kimia ini dari produk mereka. 12. Hidrokuinon Ditemukan di produk pencerah wajah. FDA memperingatkan bahwa kimia pemutihan kulit ini dapat menyebabkan penyakit kulit yang disebut ochronosis. Pencerah kulit yang diimpor secara ilegal dapat mengandung merkuri, yang dapat meracuni orang dewasa dan anak-anak dan sangat beracun selama kehamilan.
Tag :

Berita Terbaru

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit mobil pikap KDKMP dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh,…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota bekuk pemuda 26 th ketahuan mencuri, Setelah menerima laporan dari Dma 26 warga Desa Selodung Kec. S…

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan inovasi layanan kesehatan melalui Program Home Care yang mengusung konsep jemput …

Gencarkan Homecare di Rowotamtu Rambipuji, Gus Fawait Pimpin Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Gencarkan Homecare di Rowotamtu Rambipuji, Gus Fawait Pimpin Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Jumat, 31 Jul 2026 14:10 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus memaksimalkan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pengentasan kemiskinan. Paling a…

Bangun Ekosistem Futsal Usia Muda Lewat Wondr Futsal Series 2026

Bangun Ekosistem Futsal Usia Muda Lewat Wondr Futsal Series 2026

Jumat, 31 Jul 2026 13:43 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 13:43 WIB

Surabaya Pagi – Membangun talenta muda ekosistem olahraga Futsal Games of Society menggelar Wondr Futsal Series 2026. Even tersebut resmi dirgulir di Surabaya, …

Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus

Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus

Jumat, 31 Jul 2026 13:39 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 13:39 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Komitmen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang inovatif kembali…