Pekerja Trans Papua yang Dibantai Kebanyakan dari Kalimantan-Sulawesi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - PT Istaka Karya mengungkapkan, para pekerja yang tewas dibunuh di proyek Trans Papua, kebanyakan bukan warga asli Papua. Pekerja lapangan di perusahaan pelat merah itu dibawa mayoritas dari Sulawesi Selatan dan Kalimantan. Direktur Utama Istaka Karya, Sigit Winarto mengatakan, pihaknya memang sudah memiliki informasi awal. Namun, butuh konfirmasi dan koordinasi lebih lanjut terkait identitas dan jumlah pekerja yang menjadi korban. "Pekerja yang sedang bekerja, kami perkirakan berasal dari Sulawesi Selatan," kata Sigit di kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selasa 4 Desember 2018. Meski begitu, dia akan memastikan lebih lanjut terkait data tersebut, setelah proses evakuasi dapat dilakukan. Hingga kini, korban-korban tersebut masih belum bisa dievakuasi dari lokasi kejadian. "Kita pastikan, jika sudah dievakuasi ke Wamena," kata dia. Di dua lokasi yang diduga merupakan tempat kejadian, yaitu di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, ia mengungkapkan, ada sekitar 28 orang yang sedang bekerja di lokasi tersebut. Sigit pun berharap, secepatnya para korban bisa dievakuasi. "Kemungkinan besar adalah para pekerja kami dari Sulawesi. Sekali lagi identitas dan jumlah korban sedang kita pastikan," ujarnya.
Tag :

Berita Terbaru

Di Tengah Permintaan Melonjak, Pemkab Lumajang Pastikan Stok BBM Subsidi Aman

Di Tengah Permintaan Melonjak, Pemkab Lumajang Pastikan Stok BBM Subsidi Aman

Minggu, 28 Jun 2026 11:04 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 11:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Guna memastikan stoknya aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, tengah menggencarkan…

Dorong Hilirisasi Garam, Pemkab Malang Berupaya Komunikasikan dengan Pusat

Dorong Hilirisasi Garam, Pemkab Malang Berupaya Komunikasikan dengan Pusat

Minggu, 28 Jun 2026 10:58 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti realisasi hilirisasi garam di wilayah pesisir Malang, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, menyatakan…

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Sumenep Gencarkan Modernisasi Alat-alat Pertanian

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Sumenep Gencarkan Modernisasi Alat-alat Pertanian

Minggu, 28 Jun 2026 10:51 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 10:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan hasil produktivitas hasil panen sekaligus mendukung program swasembada…

Peringati 10 Muharam, Pemkot Surabaya Beri Santunan 1.500 Anak Yatim Lintas Agama

Peringati 10 Muharam, Pemkot Surabaya Beri Santunan 1.500 Anak Yatim Lintas Agama

Minggu, 28 Jun 2026 10:46 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota…

PC ISNU Lamongan Delegasikan 12 Kadernya Mengikuti MKISNU Tingkat Jatim di Kampus Unisda

PC ISNU Lamongan Delegasikan 12 Kadernya Mengikuti MKISNU Tingkat Jatim di Kampus Unisda

Minggu, 28 Jun 2026 09:11 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 09:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebanyak 12 kader Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Lamongan, berhasil menuntaskan Madrasah Kader yang…

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…