Dorong Hilirisasi Garam, Pemkab Malang Berupaya Komunikasikan dengan Pusat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Hilirisasi garam di wilayah pesisir Malang. SP/ MLG
Ilustrasi. Hilirisasi garam di wilayah pesisir Malang. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti realisasi hilirisasi garam di wilayah pesisir Malang, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, menyatakan pihaknya berupaya mengkomunikasikan dengan pemerintah pusat, terkait lokasi proyek hilirisasi garam, yakni di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring mengungkap jika adanya pemilihan lokasi yang diajukan bukan tanpa alasan, sebab di area tersebut merupakan salah satu titik potensial produksi garam krosok dengan sistem tunnel. "Untuk hilirisasi garam kami masih terus berkomunikasi, karena belum ada kepastian akan program hilirisasi garam untuk Kabupaten Malang dari pemerintah pusat," jelasnya, Minggu (28/06/2026).

Sementara itu diketahui, berdasarkan data Dinas Perikanan mencatat hingga semester I 2026 produksi garam krosok di Desa Sumberoto yang berada di kawasan Pantai Modangan mencapai 30.150 kilogram. Jumlah tersebut lebih tinggi dibanding produksi garam krosok yang ada di Pantai Perawan, Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjingwetan sebanyak 1.250 kilogram maupun di Pantai Ngantep, Desa Tumparejo, Kecamatan Gedangan sebanyak 3.200 kilogram.

Sehingga, Pemkab Malang menargetkan produksi garam krosok tahun ini bisa mencapai 60 ribu kilogram. Menurutnya, hilirisasi akan memberikan nilai tambah pada komoditas itu, sebab hasil panen garam krosok bisa langsung diolah menjadi produk turunan, seperti untuk konsumsi, bahan baku industri makanan dan minuman, farmasi, serta kecantikan.

Serta diharapkan rencana hilirisasi bisa diwujudkan oleh pemerintah pusat setidaknya pada tahun ini. Sedangkan terkait area pemasaran garam krosok dari Kabupaten Malang sejauh ini telah memiliki pasar utama ke industri pengolahan garam di Kabupaten Tulungagung.

"Kalau dalam bentuk garam krosok masih dipasarkan dengan harga Rp2.000 sampai Rp3.000 per kilogram, sedangkan garam konsumsi yang bahan bakunya dari garam krosok minimal Rp6.000 per kilogram tapi bisa lebih dari itu karena garam dari tunnel masuk kategori K1," ucapnya. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Kegiatan Donasi Melibatkan Hewan di Tempat Wisata

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Kegiatan Donasi Melibatkan Hewan di Tempat Wisata

Senin, 28 Sep 2026 14:51 WIB

Senin, 28 Sep 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral kondisi kucing donasi yang lemas dan tampak tidur terus kini menjadi sorotan. Menindaklanjuti kejadian…

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam memperkuat karakter kemanusiaan generasi muda sejak dini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah…

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai tahun depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyamakan pakaian batik dan olahraga untuk siswa SD dan SMP negeri.…

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya dalam menangani permasalahan sampah daerah, Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat menyoroti bagaimana budaya masyarakat di…

Bertabur Seniman Kreatif, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 Masuk KEN 2026

Bertabur Seniman Kreatif, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 Masuk KEN 2026

Senin, 28 Sep 2026 13:46 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Selama 6 hari berturut-turut, Pemkab Trenggalek sukses menggelar Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30, dengan…

Penderita ISPA di Trenggalek Mulai Naik, Dinkes Catat Tembus 12.809 Orang

Penderita ISPA di Trenggalek Mulai Naik, Dinkes Catat Tembus 12.809 Orang

Senin, 28 Sep 2026 13:36 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Hingga minggu ke-36 tahun 2026, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten…