6,5 Jam Nella Kharisma Diperiksa Polisi Polda Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Pedangdut Nella Kharisma selesai menjalani panggilan pemeriksaan di Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim. Pemeriksaan Nella Kharisma itu terkait endorsement produk kecantikan ilegal Derma Skin Care (DSC). Kepada awak media, Nella Kharisma mengaku dicecar sekitar 30 pertanyaan oleh penyidik Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, terkait endorsement produk kecantikan ilegal Derma Skin Care (DSC) tersebut. "Tadi ada 30 pertanyaan. Gampang-gampang kok. Dijawab sejujur-jujurnya," kata Nella Kharisma kepada awak media di halaman Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, Selasa (18/12/2018). Namun, saat ditanya terkait SOP untuk pariwara, Nella Kharisma hanya diam. Sesekali, Nella Kharisma malah tersenyum dan ’tolah-toleh’ seolah tak mengindahkan pertanyaan awak media itu. Kemudian, Nella Kharisma mengaku telah menjalani pemeriksaan itu sekitar empat jam saja. "Empat jam doang kok, banyak istirahatnya," sambung pendendang lagu Jaran Goyang itu. Perlu diketahui, Nella Kharisma mulai menginjakan kakinya di Polda Jatim sekitar pukul 11.05 WIB dan berakhir sekitar pukul 17.33 WIB atau dengan kata lain diperiksa selama 6,5 jam. Dalam pemberitaan sebelumnya, peredaran produk kecantikan oplosan nan ilegal telah diungkap Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim pada Selasa (4/12/2018) lalu. Kosmetik ilegal beromzet ratusan juta rupiah per bulannya itu ternyata sudah beredar di pasaran, hampir di seluruh kota besar di Indonesia. Saat penyidikan, ternyata ada beberapa artis ibu kota yang menjadi sasaran endorsmen tersangka guna melancarkan produk DSC tersebut, beberapa di antaranya adalah Via Vallen dan Nella Kharisma. tr
Tag :

Berita Terbaru

Perketat Keamanan, Dinkes Kota Malang Pastikan 71 SPPG Kantongi SLHS

Perketat Keamanan, Dinkes Kota Malang Pastikan 71 SPPG Kantongi SLHS

Selasa, 28 Jul 2026 12:51 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga keamanan masing-masing dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait menu yang akan di…

Kasus HIV Bertambah, Pemkot Malang Mulai Optimalisasi Layanan VCT

Kasus HIV Bertambah, Pemkot Malang Mulai Optimalisasi Layanan VCT

Selasa, 28 Jul 2026 12:44 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Seiring bertambahnya kasus HIV di wilayah Kota Malang, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) setempat tengah mengoptimalkan kesadaran…

Didukung Lima Sektor, Pemkab Catat Ekonomi Madiun 2025 Capai 5,33 Persen

Didukung Lima Sektor, Pemkab Catat Ekonomi Madiun 2025 Capai 5,33 Persen

Selasa, 28 Jul 2026 12:39 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Seiring pembangunan SDM, infrastruktur, serta lima sektor unggulan yang dilakukan pemda setempat, saat ini Pemerintah Kabupaten…

P-APBD 2026 Disetujui, Pemkab Lumajang Percepat Pembangunan dan Layanan Publik

P-APBD 2026 Disetujui, Pemkab Lumajang Percepat Pembangunan dan Layanan Publik

Selasa, 28 Jul 2026 12:29 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Usai Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 disetujui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mempercepat…

Ekonomi Kerakyatan Jadi Fokus Reses, BHS Paparkan Kredit 40 Tahun dan Dukungan UMKM

Ekonomi Kerakyatan Jadi Fokus Reses, BHS Paparkan Kredit 40 Tahun dan Dukungan UMKM

Selasa, 28 Jul 2026 11:50 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 11:50 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), memanfaatkan masa reses sidang V tahun 2025–2026 dengan menyerap aspirasi w…

Puncak Kemarau, BPBD Ponorogo Salurkan Air Bersih Terdampak Kekeringan

Puncak Kemarau, BPBD Ponorogo Salurkan Air Bersih Terdampak Kekeringan

Selasa, 28 Jul 2026 11:24 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring meningkatnya kebutuhan air pada puncak musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Jawa…