Siswa Banyak PR Lebih Rentan Stres

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Pekerjaan rumah adalah kutukan dari setiap siswa yang masih di bangku sekolah. Setelah duduk berjam-jam di sekolah, ketika pulang mereka masih harus menghadapi gunungan PR. Apakah ada efeknya? Para pendidik mengatakan, latihan ini memperkuat apa yang dipelajari para siswa ketika di sekolah. Sementara yang lain berpendapat latihan itu memberi tekanan yang tidak perlu pada anak-anak dan orang tua. Menurut sebuah penelitian baru yang dilakukan oleh Better Sleep Council, stres dari PR adalah sumber frustrasi terbesar untuk remaja. Sebanyak 74 persen dari mereka yang disurvei merasa stres dengan hal itu, lebih besar dari dari harga diri (51 persen) orang tua (45 persen), dan perisakan (15 persen). Pekerjaan rumah menghabiskan sebagian besar waktu. Sekitar lebih dari 15 jam per pekan dengan sekitar sepertiga dari remaja melaporkan itu lebih dari 20 jam per pekan untuk mengerjakan PR. Stres dan PR yang berlebihan membuat waktu tidur pun berkurang. Menurut survei, 57 persen remaja mengatakan tidak cukup tidur, dengan 67 melaporkan hanya mendapatkan lima hingga tujuh jam semalam. Jumlah waktu tidur itu jauh dari rekomendasi delapan sampai sepuluh jam per hari. BSC mengatakan, penelitian mereka menunjukkan ketika remaja merasa lebih tertekan, kualitas dan kuantitas tidur pun buruk. Mereka tidur lebih lama, bangun lebih awal, dan mengalami lebih banyak masalah. "Kami menemukan para remaja mengalami siklus ini di mana mereka mengorbankan tidur mereka untuk menghabiskan waktu ekstra pada pekerjaan rumah, yang memberi mereka lebih banyak tekanan, namun mereka tidak mendapatkan nilai yang lebih baik,” kata Wakil Presiden Pemasaran dan Komunikasi untuk BSC Mary Helen Rogers, dikutip dari People, Rabu (19/12). Temuan menarik lainnya dari penelitian ini adalah siswa yang pergi tidur lebih awal dan bangun lebih awal melakukan lebih baik secara akademis daripada mereka yang begadang. Bahkan ketika siswa yang begadang itu menghabiskan waktu untuk mengerjakan PR. Untuk mengakhiri siklus kurang tidur dan stres ini, BSC merekomendasikan agar siswa mencoba menetapkan waktu yang konsisten untuk tidur setiap malam, terlepas dari pekerjaan rumah yang tersisa. Kemudian, matikan perangkat elektronik sebelum tidur, pastikan kasurnya nyaman dan mengurangi kebisingan dengan penutup telinga. rk
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…