Nasib Seventeen Usai Ditinggal Tiga Personelnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Suasana duka datang dari grup band Seventeen yang harus kehilangan tiga personel utamanya karena bencana tsunami yang melanda Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12). Saat bencana terjadi, Seventeen sedang menunaikan tugas menghibur peserta gathering yang diadakan PLN. Namun, baru dua lagu dimainkan, tiba-tiba air datang menerjang dari belakang panggung. Panggung tersebut memang letaknya berdekatan dengan laut. Peristiwa ini mengakibatkan tiga personel Seventeen, atas nama Herman Sikumbang (gitar), Andi (drum), dan Bani (bass) tewas di lokasi kejadian. Seventeen menyisakan Riefian Fajarsyah sang vokalis yang berhasil selamat dari terjangan tsunami. "Air pasang naik ke permukaan dan menyeret seluruh orang yang ada di lokasi. Sayangnya, saat arusnya surut anggota kami ada yang bisa menyelamatkan diri sementara sebagian tidak menemukan tempat berpegangan. Posisi panggung tepat membelakangi laut," tulis pernyataan perwakilan manajemen Seventeen, pekan lalu. Kehilangan tiga personel utamanya, lalu bagaimana nasib grup band Seventeen ke depan? Yulia Dian sebagai perwakilan manajemen Seventeen mengatakan saat ini mereka masih dalam suasana duka. Belum ada pembicaraan mengenai rencana grup band Seventeen kedepan setelah ditinggal tiga personel utamanya. "Kami belum membicarakan ini. Semua masih berduka," ujar Yulia, Selasa (25/12). Dia menambahkan, fokus utama manajemen dalam waktu dekat ini adalah menyelesaikan kontrak yang telah dibuat sebelumnya oleh band Seventeen dengan berbagai pihak. "Dalam waktu dekat kami harus mengurus kontrak-kontrak berjalan milik Seventeen," kata Yulia. Yulia mengatakan, jika bencana tsunami di Banten dan Lampung tidak terjadi, grup band Seventeen masih memiliki jadwal konser pada perayaan malam pergantian tahun baru. "Iya ada manggung tahun baru di Mempawah, Kalimantan Barat," ujarnya. Seventeen dibentuk pada 1999 di Yogjakarta. Hingga 2018, grup band Seventeen telah memiliki enam album, yaitu Bintang Terpilih (1999), Sweet Seventeen (2005), Lelaki Hebat (2008), Dunia Yang Indah (2011), 5ang Juara (2013), dan Pantang Mundur (2016). Selama berkarier, Seventeen pernah beberapa kali berganti personel, diantaranya adalah posisi vokalis pertama Doni yang digantikan oleh Ifan hingga sekarang. rk
Tag :

Berita Terbaru

Kompolnas Awasi Operasional Polri Melalui Investigasi

Kompolnas Awasi Operasional Polri Melalui Investigasi

Kamis, 07 Mei 2026 06:30 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:30 WIB

SURABAYAPAGI : Komisi Percepatan Reformasi Polri telah menyerahkan rekomendasi mengenai reformasi kepolisian ke Presiden Prabowo Subianto. Hasil akhir tersebut…

Pimpin DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri Perkuat Sinergi Eksekutif–Legislatif untuk  Kepentingan Rakyat

Pimpin DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri Perkuat Sinergi Eksekutif–Legislatif untuk Kepentingan Rakyat

Kamis, 07 Mei 2026 06:28 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:28 WIB

Surabaya Pagi – Kekosongan Ketua DPRD Kota Surabaya akhirnya terisi. Tongkat estafet kepemimpinan DPRD Kota Surabaya resmi berganti. Yang sebelumnya dijabat a…

Biadab! Santri Hamil Dinikahkan dengan Santri Senior

Biadab! Santri Hamil Dinikahkan dengan Santri Senior

Kamis, 07 Mei 2026 06:23 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:23 WIB

SURABAYAPAGI : Kuasa hukum santriwati korban pemerkosaan pendiri ponpes di Pati mengungkapkan salah satu perilaku biadab tersangka berinisial AS (52). Ada…

Mantan Dirut PT Pertamina, Naik Banding Dihukum Badan 4x Lebih Berat

Mantan Dirut PT Pertamina, Naik Banding Dihukum Badan 4x Lebih Berat

Kamis, 07 Mei 2026 06:15 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:15 WIB

SURABAYAPAGI : Ingat kasus vonis mantan Direktur Umum PT Pertamina (Persero) periode 2012-2014, Luhur Budi Djatmiko. Saat banding, vonisnya malah diperberat…

Hakim Militer Jadwalkan Periksa Aktivis kontras di RS

Hakim Militer Jadwalkan Periksa Aktivis kontras di RS

Kamis, 07 Mei 2026 06:11 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:11 WIB

SURABAYAPAGI : Hakim mengatakan jika Andrie tak bisa hadir secara fisik maka majelis yang akan datang ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan di tempat.…

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

SURABAYAPAGI : Kuasa hukum Richard Lee, Abdul Haji Talaohu, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kabar pencabutan sertifikat mualaf kliennya oleh…