Tiga Negara Batasi Ekspor Karet

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Untuk menekan harga karet yang sempat rendah pada 2018 kemarin hingga awal tahun 2019, tiga negara produsen karet terbesar di dunia yakni Indonesia, Thailand, dan Malaysia, berencana membatasi ekspor karet hingga 300 ribu ton. Ketiga negara tersebut menyumbang sekitar 70 persen produksi karet alam dunia. Oleh karena itu, melalui Agreed Export Tonnage Scheme (AETS) yang digelar di Bangkok, Thailand, beberapa waktu lalu, ketiga negara sepakat melakukan pembatasan ekspor komoditas karet demi menopang harga karet global. Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Kasan Muhri menyatakan, perjuangan Indonesia untuk implementasi AETS berbuahkan hasil setelah sebelumnya sempat melalui perundingan antarnegara yang cukup alot. “Akhirnya kita sampaikan fakta-fakta empiris terkait melemahnya harga karet di lapangan untuk meyakinkan pihak Thailand,” kata Kasan, Minggu (24/2). Untuk menjalankan strategi penekanan harga karet global, kata dia, pemerintah tengah berupaya melakukan upaya domestik melalui domestic promotion scheme atau skema promosi domestik. Antara lain dengan penggunaan industri berbasis karet lainnya yang termasuk juga untuk vulkanisisasi. “Upaya domestik ini sudah disepakati oleh masing-masing negara, Indonesia juga akan memastikan jalan ke akses karet akan diaspal tidak hanya jalan tol saja. Ini diupayakan aksesnya bisa ke semua daerah penghasil karet,” kata dia. Untuk menekan harga karet yang sempat rendah pada 2018 kemarin hingga awal tahun ini, tiga negara produsen karet terbesar di dunia yakni Indonesia, Thailand, dan Malaysia, berencana membatasi ekspor karet hingga 300 ribu ton. Ketiga negara tersebut menyumbang sekitar 70 persen produksi karet alam dunia. Oleh karena itu, melalui Agreed Export Tonnage Scheme (AETS) yang digelar di Bangkok, Thailand, beberapa waktu lalu, ketiga negara sepakat melakukan pembatasan ekspor komoditas karet demi menopang harga karet global. Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Kasan Muhri menyatakan, perjuangan Indonesia untuk implementasi AETS berbuahkan hasil setelah sebelumnya sempat melalui perundingan antarnegara yang cukup alot. “Akhirnya kita sampaikan fakta-fakta empiris terkait melemahnya harga karet di lapangan untuk meyakinkan pihak Thailand,” kata Kasan, Minggu (24/2). Untuk menjalankan strategi penekanan harga karet global, kata dia, pemerintah tengah berupaya melakukan upaya domestik melalui domestic promotion scheme atau skema promosi domestik. Antara lain dengan penggunaan industri berbasis karet lainnya yang termasuk juga untuk vulkanisisasi. “Upaya domestik ini sudah disepakati oleh masing-masing negara, Indonesia juga akan memastikan jalan ke akses karet akan diaspal tidak hanya jalan tol saja. Ini diupayakan aksesnya bisa ke semua daerah penghasil karet,” kata dia.
Tag :

Berita Terbaru

Atasi Masalah Gangguan Penglihatan, Pemkab Magetan Luncurkan Bulan Periksa Mata

Atasi Masalah Gangguan Penglihatan, Pemkab Magetan Luncurkan Bulan Periksa Mata

Selasa, 23 Jun 2026 11:20 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mencegah kasus gangguan penglihatan di kalangan masyarakat setempat, terutama anak sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Lewat ‘Poskestren’, Pemkab Sampang Tingkatkan Layanan Kesehatan Santri

Lewat ‘Poskestren’, Pemkab Sampang Tingkatkan Layanan Kesehatan Santri

Selasa, 23 Jun 2026 11:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan di lingkungan pondok pesantren, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang membentuk pos…

Ribuan Warga Padati Sepasma 2026, Bupati Madiun: Keguyuban Jadi Modal Bangun Ekonomi   ‎

Ribuan Warga Padati Sepasma 2026, Bupati Madiun: Keguyuban Jadi Modal Bangun Ekonomi  ‎

Selasa, 23 Jun 2026 11:10 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 11:10 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Ribuan warga memadati Taman Rekso Wilis, Desa Sareng, Kecamatan Geger, pada malam pembukaan Sepasar Ing Madiun 2026 (Sepasma), Sen…

Fasilitasi Psikologi Klinis Gratis, Pemkot Malang Percepat Layanan di Puskesmas

Fasilitasi Psikologi Klinis Gratis, Pemkot Malang Percepat Layanan di Puskesmas

Selasa, 23 Jun 2026 10:50 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 10:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna meningkatkan layanan kesehatan khususnya kebutuhan di tengah padatnya dinamika kehidupan perkotaan, saat ini Pemerintah Kota…

Perkuat Daya Saing UMKM, Pemkab Lamongan Kebut Peningkatan Sertifikasi Halal

Perkuat Daya Saing UMKM, Pemkab Lamongan Kebut Peningkatan Sertifikasi Halal

Selasa, 23 Jun 2026 10:42 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebagai upaya memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, mulai…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Menyiapkan Fasilitas dan Ciptakan Ekosistem Pengelolahan Sampah di Perkampungan

DPRD Surabaya Minta Pemkot Menyiapkan Fasilitas dan Ciptakan Ekosistem Pengelolahan Sampah di Perkampungan

Selasa, 23 Jun 2026 09:00 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 09:00 WIB

SURABAYAPAGI : Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai menemakan berbagai persoalan di masyarakat saat mengelar reses 22 Mei lalu. Sejumlah warga…