6 Ribu Hektare Lahan Terendam Banjir, Produksi Beras Aman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Lahan sawah seluas 6.000 hektare di Provinsi Jawa Timur (Jatim) diketahui terdampak banjir. Berdasarkan laporan terbaru Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim, ribuan hektare lahan yang dilibas air bah tersebut berada di 13 kabupaten. Sebelumnya, seluas 4.777 hektare lahan sawah di Jatim dilaporkan terdampak banjir. Namun, dengan terjadinya peristiwa hujan lebat terus-menerus ditambah meluapnya air Sungai Bengawan Solo, baru-baru ini, jumlah lahan sawah yang terdampak banjir menjadi meluas. 13 kabupaten yang lahan sawahnya terdampak banjir tersebut antara lain, Lamongan, Bojonegoro, Ponorogo, Tuban, Madiun, Blitar, Trenggalek, Tulungagung, Gresik, Ngawi, Magetan, Pacitan dan Nganjuk. Terkait hal ini, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim Hadi Sulistyo mengaku belum mengetahui persis secara total jumlah kerugian. Namun, khusus Tulungagung nilai kerugiannya mencapai hampir Rp3 miliar. Untuk para petani yang lahan sawahnya terdampak banjir sekurangnya 70�ri total luasan, kerugiannya bakal diganti jika telah mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Nilai ganti rugi dalam asuransi adalah Rp6 juta per hektare. Menurut Hadi, total lahan sawah yang tersedia di Jatim adalah seluas 1,1 juta hektare. Jadi, 6.000 hektare lahan sawah yang terdampak, pengaruhnya tidak signifikan. Soalnya, dia optimis target luas panen di lahan seluas 835.873 hektare pada periode Januari - April bisa tercapai. "Potensi ketersediaan beras sampai bulan April adalah 3,2 juta ton, sementara konsumsi pangan masyarakat Jatim sebanyak 1,1 juta ton. Jadi masih surplus”.n rangg
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…