Balita ini Harus Kehilangan 18 Giginya Hanya karena Minum Susu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Susu diketahui memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Salah satunya adalah kandungan kalsium di dalamnya yang baik bagi kesehatan tulang. Meski susu bisa baik bagi tubuh, tetapi membiarkannya di dalam mulut selama berhari-hari tanpa menyikat gigi pasti dapat membawa masalah pada kesehatan mulut seseorang. Hal ini seperti yang terjadi pada anak laki-laki berusia 4 tahun dari Thailand. Bocah malang ini menolak untuk membersihkan giginya setiap kali minum susu. Ahli perawatan gigi anak (Pedodontis) Sathian Ken dari klinik Smile Station di Phuket Thailand, baru-baru ini membagikan kisahnya lewat Facebook. DIlansir Nextshark, dalam postingannya ia bersama si anak sedang bersiap mencabut 18 gigi. Sathian mengatakan, bahwa ia merasa kasihan dengan bocah itu lantaran hanya memiliki dua gigi yang tersisa di kedua sisi rahangnya. Tentunya hal itu akan memengaruhi cara ia makan saat ini. Dalam unggahannya itu, dokter gigi menjelaskan bahwa bocah itu sering tertidur dengan botol susu masih di dalam mulutnya bahkan setelah susu tersebut habis. Dan karena tidak pernah dibersihkan maka terjadi peradangan gusi yang menyebabkan pembusukan gigi. Ken menyarankan orangtua untuk tidak membiarkan anak-anak mereka menggunakan botol susu dan dot lebih lama dari yang dibutuhkan. Dia juga mendorong orangtua untuk mengajari anak-anak mereka pentingnya menjaga kesehatan gigi dan menyikat gigi. Kondisi anak itu tidak semata-mata disebabkan oleh ASI saja, menurut Ken. Dia menekankan bahwa mungkin ada faktor-faktor lain yang dikonsumsi. Sejak lama banyak orangtua yang masih belum yakin apakah konsumsi ASI mampu merusak gigi anak? Memang terdengar tidak mungkin, namun sisa ASI cukup berbahaya karena bisa mengikis gigi anak lebih cepat. Pemeriksaan dokter gigi saat mereka berusia lima tahun ditemukan permukaan gigi yang membusuk, ompong, dan karies parah pada anak usia dini (gigi rusak mencapai enam atau lebih). Sebanyak 23,9 persen anak memiliki gigi berongga parah dan 48 persen memiliki setidaknya satu gigi berongga. Disimpulkan bahwa anak-anak yang disusui selama lebih dari 24 bulan memiliki risiko kerusakan gigi 2,4 kali lebih besar dibanding anak yang disusui hingga 12 bulan. Adapun pemberian ASI antara 13 sampai 23 bulan tak berefek pada karies gigi.
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…