PP PBVSI Belum Tentukan Pelatih Timnas Putra

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI, Surabaya - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PP PBVSI, Loudry Maspaitella menjelaskan, belum ditentukannya kepala pelatih Timnas bola voli putra Indonesia proyeksi SEA Games 2019 dikarenakan proses yang masih dilakukan dengan federasi asal sang pelatih. "Karena sejak awal kita ingin pelatih dari luar untuk putra di SEA Games nanti. Makanya prosesnya tidak sama seperti kalau kita ingin pelatih lokal. Kalau sampai saat ini belum ditentukan, bukan berarti kita belum mendapatkan pelatih, tapi karena proses negosiasi antara PP PBVSI dengan federasi bola voli di negara pelatih yang kita inginkan itu," kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PP PBVSI, Loudry Maspaitella, Minggu (7/7). Loudry belum mau membeberkan nama pelatih yang dimaksud. Namun, ia menyebutkan bahwa pelatih yang dimaksud berasal dari Korea. "Yang pasti dari Korea. Tapi memang kita belum bisa menentukan apakah nanti dia mau menerima tawaran dari kami atau tidak, inilah yang masih dibicarakan oleh PP PBVSI dengan federasi bola voli di sana. Terutama soal gaji sesuai pengalaman pelatih yang dimaksud tersebut," ungkapnya. PP PBVSI telah merilis 36 nama atlet yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) proyeksi SEA Games 2019 yang dimulai dalam beberapa hari ke depan. "Ya pelatnas baru akan dimulai beberapa hari ke depan di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul. Jadi jika ada di antara para atlet yang menjalani latihan Pra PON untuk daerah masing-masing, diwajibkan tetap harus datang pada hari pertama dimulainya pelatnas," tegasnya. Seluruh 36 atlet yang dipanggil tersebut merupakan 18 putra dan 18 putri. Namun, siapa yang nantinya akan diturunkan pada SEA Games 2019 di Manila, Filipina nanti, akan disesuaikan dengan kebutuhan tim. "Itu nantinya tergantung pelatih masing-masing. Kalau pelatih ingin menggunakan dua libero dalam satu tim, maka bisa 14-16 pemain yang berangkat ke Filipina. Tapi jika satu libero, kemungkinan hanya 12-14 pemain yang dibawa," katanya. Sby/04
Tag :

Berita Terbaru

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…